Search for collections on Undip Repository

PENGARUH KONSENTRASI VITAMIN C DALAM LIPOSOM TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA KEPITING BAKAU (Scylla serrata)

KHAIRUNNISAH, KHAIRUNNISAH (2025) PENGARUH KONSENTRASI VITAMIN C DALAM LIPOSOM TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA KEPITING BAKAU (Scylla serrata). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of 10. Pendahuluan.pdf] Text
10. Pendahuluan.pdf

Download (226kB)

Abstract

Vitamin C (asam askorbat) merupakan salah satu nutrisi penting yang
berperan dalam berbagai proses fisiologis pada organisme, termasuk larva
kepiting bakau. Enkapsulasi vitamin C dalam liposom menjadi salah satu metode
efektif untuk menjaga stabilitas vitamin C selama pemberian kepada larva
kepiting bakau. Fosfolipida kelapa menjadi salah satu bahan utama yang
digunakan dalam mengenkapsulasi vitamin C dan asolektin sebagai pembanding.
Penelitian ini telah dilakukan untuk menentukan pengaruh variasi konsentrasi
vitamin C terhadap parameter enkapsulasi vitamin C dalam liposom dan
menentukan pengaruh vitamin C terenkapsulasi dalam liposom terhadap
pertumbuhan larva kepiting bakau. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahap.
Pertama, isolasi fosfolipida kelapa. Kedua, enkapsulasi vitamin C dalam liposom
kelapa dan asolektin sebagai pembandingnya dengan konsentrasi vitamin C 500,
1000, 2500, 5000, 10.000 mg/L serta dilakukan analisis efisiensi enkapsulasi
(EE), cumulative profile release, ukuran partikel dan zeta potensial liposom
kelapa. Ketiga, pemberian pakan liposom kepada larva kepiting bakau dengan
metode air media 1 L seperti penelitian terdahulu, metode kombinasi dan
enrichment (pengkayaan) rotifer dan artemia sebagai pakan alami larva, metode
air media dengan penambahan mikroalga sebagai penelitian lanjutan. Hasil yang
didapatkan dari isolasi fosfolipida kelapa sebanyak 7,5 gram. Nilai efisiensi
enkapsulasi vitamin C dalam liposom kelapa untuk konsentrasi 500, 1000, 2500,
5000, dan 10.000 mg/L adalah 97,43%-98,22% dan liposom kedelai (asolektin)
dengan konsentrasi yang sama adalah 96,54%-99,30%. Nilai cumulative profile
release vitamin C dalam liposom kelapa dan asolektin tidak lebih dari 30%. Hasil
analisis zeta potensial liposom kelapa berkisar -3 hingga 0,8 mV yang dibuktikan
oleh kenaikan ukuran partikel seiring bertambahnya konsentrasi. Penambahan
liposom dalam pemberian pakan larva kepiting bakau dapat memberikan dampak
positif yang ditandai dengan nilai survival rate yang relatif tinggi.
Kata kunci : Enkapsulasi, Liposom, Vitamin C, Kepiting Bakau

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Sep 2025 01:31
Last Modified: 26 Sep 2025 08:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38650

Actions (login required)

View Item View Item