VINDRIANI, Atthaya Nafishya (2025) PENGARUH KUALITAS INSTITUSI TERHADAP EMISI KARBON: STUDI KOMPARATIF TIGA KAWASAN (ASEAN, SAARC, DAN UNASUR) TAHUN 2004-2023. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121130126.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121130126.pdf - Published Version Download (281kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121130126.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121130126.pdf - Published Version Download (211kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121130126.pdf - Published Version Download (262kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121130126.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perubahan iklim yang dipicu oleh peningkatan emisi karbon menjadi salah satu tantangan global paling mendesak, khususnya bagi negara-negara berkembang yang masih bergantung pada pertumbuhan ekonomi berbasis energi fosil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif mengenai pengaruh kualitas institusi terhadap emisi karbon di tiga kawasan regional negara berkembang: Asia Tenggara (ASEAN), Asia Selatan (SAARC), dan Amerika Selatan (UNASUR).
Dengan menggunakan data panel periode 2004–2023, penelitian ini menerapkan metode System Generalized Method of Moments (System-GMM) untuk mengatasi bias panel dinamis dan potensi endogenitas. Kualitas institusi diukur melalui tiga indikator utama dari Worldwide Governance Indicators (WGI), yaitu pengendalian korupsi, partisipasi dan akuntabilitas publik, serta stabilitas politik. Variabel kontrol yang digunakan meliputi penggunaan energi terbarukan, pertumbuhan ekonomi, foreign direct investment (FDI), keterbukaan perdagangan, serta variabel dummy ratifikasi Sustainable Development Goals (SDGs).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kualitas institusi bersifat kontekstual dan berbeda antar kawasan, sehingga menegaskan pentingnya pendekatan komparatif. Pengendalian korupsi serta partisipasi dan akuntabilitas publik berperan signifikan dalam menurunkan emisi karbon di ASEAN dan UNASUR, sedangkan stabilitas politik justru meningkatkan emisi di ASEAN. Sementara itu, pemanfaatan energi terbarukan menurunkan emisi di ASEAN dan SAARC, tetapi paradoxically meningkatkan emisi di UNASUR. Temuan ini menegaskan bahwa institusi yang kuat merupakan faktor penting bagi pembangunan rendah karbon, meskipun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh dinamika tata kelola regional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | emisi karbon, kualitas institusi, System-GMM, studi komparatif |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 05:02 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 05:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
