Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, POSTUR KERJA, GERAKAN BERULANG TERHADAP WORK RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA DIVISI FINISHING INDUSTRI MEBEL

MUNSYA, ISMI IDZNILLAH AL (2025) HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, POSTUR KERJA, GERAKAN BERULANG TERHADAP WORK RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA DIVISI FINISHING INDUSTRI MEBEL. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO ISMI.pdf] Text
REPO ISMI.pdf - Published Version

Download (442kB)

Abstract

Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) merupakan gangguan pada otot, saraf, tendon, ligamen, sendi, atau struktur pendukung tubuh lainnya yang diakibatkan atau diperburuk oleh aktivitas kerja yang tidak ergonomis. Pekerja divisi finishing pada industri mebel sering kali terpapar kombinasi dari ketiga kategori utama faktor risiko WMSDs, yaitu aspek fisik, aspek individu, serta aspek organisasi kerja, yang memperbesar kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik individu (usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, masa kerja), postur kerja, dan gerakan berulang terhadap Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada pekerja industri mebel X Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pada divisi finishing yang berjumlah 45 pekerja. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner karakteristik individu, lembar observasi gerakan berulang, Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) yaitu usia (p-value = 0.001), postur kerja (p-value = 0.003), dan gerakan berulang (p-value = 0.001). Sedangkan jenis kelamin (p-value = 0.483), Indeks Masa Tubuh (p-value = 0.574), dan masa kerja (p-value = 0.107) menjadi variabel yang tidak memiliki hubungan dengan keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Masing-masing dari usia, postur kerja, dan gerakan berulang memiliki hubungan dengan keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs), namun tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, masa kerja, dan Indeks Masa Tubuh dengan keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada pekerja Mebel X divisi finishing Kota Semarang

Kata kunci : work-related musculoskeletal disorders; postur kerja; gerakan berulang; karakteristik individu

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 19 Sep 2025 03:11
Last Modified: 19 Sep 2025 03:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38500

Actions (login required)

View Item View Item