Search for collections on Undip Repository

STRATEGI KOPING MALADAPTIF LANSIA JEPANG: TINDAKAN KRIMINALITAS SEBAGAI UPAYA BERTAHAN DI TENGAH KETERBATASAN 日本の高齢者における不適応コーピング戦略:制限下での生存努力としての 犯罪行為

Linda Febriyani, Linda (2025) STRATEGI KOPING MALADAPTIF LANSIA JEPANG: TINDAKAN KRIMINALITAS SEBAGAI UPAYA BERTAHAN DI TENGAH KETERBATASAN 日本の高齢者における不適応コーピング戦略:制限下での生存努力としての 犯罪行為. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, X (X). pp. 1-27. ISSN 2355-360X

[thumbnail of Tugas Akhir Linda Febriyani_13020221120002 - Linda Febriyani.pdf] Text
Tugas Akhir Linda Febriyani_13020221120002 - Linda Febriyani.pdf

Download (951kB)

Abstract

ABSTRAK

Peningkatan populasi lansia di Jepang berdampak pada lonjakan kasus kriminalitas di kalangan
lansia dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana
kriminalitas dapat menjadi mekanisme koping di kalangan lansia Jepang, khususnya yang dipicu
oleh kemiskinan dan kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis
deskriptif berdasarkan data dari berbagai sumber seperti TBS News, CNN World, FBS Fukuoka
News, penelitian terdahulu, artikel ilmiah, buku, serta rujukan relevan lainnya. Proses pengolahan
dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik kategorisasi data mulai dari menemukan kategori,
menghubungkan kategori, dan memilih kategori inti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan
kriminalitas yang dilakukan lansia mencerminkan dominasi strategi pengelolaan stres berfokus
kepada emosi, yakni strategi pelarian dari masalah, strategi pengambilan jarak emosional, serta
kombinasi keduanya. Lansia yang mengalami kesulitan ekonomi, seperti hilangnya penghasilan
pasca pensiun atau ketimpangan penghasilan dan biaya hidup, cenderung melakukan kejahatan
ringan untuk dapat dipenjara dan memenuhi kebutuhan dasar. Sementara itu, lansia yang mengalami
tekanan psikologis seperti kesepian, keterasingan sosial, dan kurangnya afeksi dari keluarga
memilih masuk penjara sebagai bentuk menjauh dari realitas yang menekan. Kombinasi strategi
pelarian dari masalah dan pengambilan jarak emosional ditemukan pada lansia yang menghadapi

2

kedua tekanan tersebut sekaligus, yakni ekonomi dan psikologis. Penjara dipersepsikan sebagai
tempat aman yang menawarkan fasilitas dasar dan interaksi sosial, sehingga mendorong fenomena
kejahatan berulang atau residivisme di kalangan lansia. Dengan demikian, tindakan kriminal di
kalangan lansia Jepang dapat dipahami sebagai sebuah strategi koping maladaptif yang muncul
sebagai respon atas ketidakmampuan menghadapi keterbatasan secara positif.
Kata kunci: Koping mekanisme, lansia Jepang, maladaptif, kriminal, residivisme.

Item Type: Article
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Mr Bahasa dan Kebudayaan Jepang
Date Deposited: 19 Sep 2025 03:05
Last Modified: 19 Sep 2025 03:05
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38499

Actions (login required)

View Item View Item