PRIHARYONO, TULUS and Wiyati, Putri Sekar (2025) Evaluasi skor moews (modified obstetric early warning score) sebagai prediktor kejadian nyaris mati dan kematian ibu di rs kariadi tahun 2023. Masters thesis, universitas diponegoro.
|
Text (ABSTRACT-THESIS)
ABSTRACT-THESIS.pdf Download (110kB) |
Abstract
Latar Belakang: Skor Modified Obstetric Early Warning Score (MOEWS) merupakan sistem peringatan dini yang memainkan peran penting dalam mencegah kejadian nyaris mati dan kematian ibu dengan deteksi dini dan penanganan komplikasi yang muncul.
Tujuan: Mengetahui nilai sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai prediksi negatif, dan akurasi MOEWS sebagai prediktor dari kejadian nyaris mati dan kematian ibu di RS Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian cross-sectional melibatkan 1324 ibu hamil, ibu melahirkan dan pasien nifas di RS Kariadi Semarang sejak Januari 2023 – Desember 2023. Subjek penelitan didapatkan dengan metode total sampling menggunakan data rekam medik. Evaluasi dilakukan antara skor MOEWS terhadap kejadian nyaris mati dan kematian ibu. Analisis dilakukan menggunakan kurva ROC untuk mendapatkan cut off terbaik skor MOEWS dalam menggambarkan kejadian nyaris mati dan kematian ibu. Risiko kejadian dilaporkan sebagai relative risk (RR). Hasil signifikan apabila p<0.05
Hasil: Evaluasi indikator kejadian nyaris mati mendapatkan jumlah kejadian nyaris mati (MNM) sebesar 156 kasus, kematian maternal (MD) sebesar 25 kasus dengan luaran maternal berat (SMO) sebesar 181 kasus. Evaluasi rasio kejadian mendapatkan bahwa rasio SMO sebesar 0,14, rasio MNM sebesar 120,74, maternal nyaris mati mortality ratio sebesar 6,24 dan maternal mortality index sebesar 13,81%. Skor MOEWS secara signifikan (p<0,001) lebih besar didapatkan pada subjek yang mengalami kematian maternal. Maternal dengan skor MOEWS > 7,5 memiliki risiko 358,84x (PR 358,84; CI95% 49,15 – 2619,88) lebih tinggi untuk mengalami kematian maternal dibandingkan subjek dengan skor MOEWS <7,5 dengan sensitivitas 96,00%, spesifisitas 95,46%, nilai prediksi positif 28,92%, nilai prediksi negatif 99,92%, dan akurasi 95,47%. Subjek dengan skor MOEWS > 2,5 memiliki risiko 19,38x (PR 19,38; CI95% 12,18 – 30,83) lebih tinggi untuk mengalami kejadian nyaris mati dibandingkan subjek dengan skor MOEWS <2,5 dengan sensitivitas 87,82%, spesifisitas 80,99%, nilai prediksi positif 38,16%, nilai prediksi negatif 98,03%, dan akurasi 81,80%.
Simpulan: Skor MOEWS dapat digunakan sebagai prediktor dan diagnostik untuk kejadian nyaris mati maternal dan/atau kejadian maternal death di RS Kariadi Semarang karena memiliki nilai spesifisitas yang tinggi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | moews, kejadian nyari mati, kematian maternal |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 18 Sep 2025 08:14 |
| Last Modified: | 18 Sep 2025 08:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
