Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN UKURAN MORFOLOGI TUBA EUSTACHIUS DAN MIDDLE EAR RISK INDEX DENGAN KEBERHASILAN TIMPANOPLASTI PADA PASIEN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

Ardi, Ita Masitoh and Ruspita, Dian Ayu and Naftali, Zulfikar and Imawati, Sukma (2025) HUBUNGAN UKURAN MORFOLOGI TUBA EUSTACHIUS DAN MIDDLE EAR RISK INDEX DENGAN KEBERHASILAN TIMPANOPLASTI PADA PASIEN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK TESIS] Text (ABSTRAK TESIS)
ITA MASITOH ARDI-22040821320003-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (74kB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi otitis media kronik masih tinggi di negara berkembang dan termasuk ke dalam 10 penyakit terbanyak dibidang THTBKL di Indonesia. Timpanoplasti memiliki peran penting dalam merekonstruksi perforasi membran timpani, mengeradikasi penyakit dan meningkatkan fungsi pendengaran. Keberhasilan timpanoplasti diperngaruhi oleh banyak faktor, antara lain telinga tengah dan tuba eustachius. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ukuran morfologi tuba eustachius dan midle ear risk index (MERI) dengan keberhasilan timpanoplasti pada pasien otitis media supuratif kronik. Metode: Penelitian observasional analitik dengan design belah lintang pada pasien otitis media kronik yang menjalankan operasi timpanoplasti tipe 1. Sampel yang ditentukan sebanyak 87. Data diambil dari rekam medis dievaluasi skor MERI dan graft uptake satu bulan paska operasi. Ukuran morfologi tuba eustachius dari MSCT Scan mastoid tanpa kontras yang diekspertise oleh 2 radiolog dan dilakukan uji kappa. Keberhasilan timpanoplasti dinilai dari graft uptake. Analisis statistik dengan uji chi square. Hasil: Sebanyak 87 sampel penelitian, rata-rata usia 36,72 (± SD 12,16), jenis kelamin perempuan 69% dengan onset penyakit 1-5 tahun 36%. Angka keberhasilan timpanoplasti 82,8%. MERI skor dengan resiko ringan 65,5%. Uji kappa pada ukuran morfologi panjang tuba eustachius didapatkan tingkat kesepakatan sedang (κ = 0,661), diameter pre timpanik dengan tingkat kesepakan kuat (κ = 0,869) dan sudut tubotimpanik dengan tingkat kesepakatan kuat (κ = 0,812). Ukuran morfologi panjang tuba eustachius tidak normal 96%, diameter pre timpanik tidak normal 86,2% dan sudut tubotimpanik tidak normal 73,6%. Tidak terdapat hubungan yang bermakna pada ukuran morfologi tuba eustachius dari panjang (p 0,437), diameter pre timpanik (p 0,340) dan sudut tubotimpanik (p 0,395) dengan keberhasilan timpanoplasti. Terdapat hubungan yang bermakna pada midde ear risk index (p <0,001) dengan keberhasilan timpanoplasti. Kesimpulan: Tidak ada hubungan pada ukuran morfologi tuba eustachius dari panjang, diameter pre timpanik maupun sudut tubotimpanik dengan keberhasilan timpanoplasti. Terdapat hubungan midde ear risk index dengan keberhasilan timpanoplasti.

Kata kunci: otitis media supuratif kronik, keberhasilan timpanoplasti, middle ear risk index, ukuran morfologi tuba eustachius.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: otitis media supuratif kronik, keberhasilan timpanoplasti, middle ear risk index, ukuran morfologi tuba eustachius.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Sep 2025 03:00
Last Modified: 17 Sep 2025 03:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38369

Actions (login required)

View Item View Item