Search for collections on Undip Repository

ANALISIS EMISI JEJAK KARBON UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN: STUDI KASUS DI PULAU KARIMUNJAWA

DJATAYU, Mentari Anggun (2025) ANALISIS EMISI JEJAK KARBON UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN: STUDI KASUS DI PULAU KARIMUNJAWA. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
1. T-Cover-12020123410004.pdf - Published Version

Download (177kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris))
4. T-Abstrak (Inggris)-12020123410004.pdf - Published Version

Download (272kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia))
5. T-Abstrak (Indonesia)-12020123410004.pdf - Published Version

Download (286kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi)
6. T-Daftar Isi-12020123410004.pdf - Published Version

Download (10MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
13. T-Daftar Pustaka-12020123410004.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. T-Full Text Bookmarks-12020123410004.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Indonesia merupakan destinasi wisata yang populer, telah terjadi
peningkatan laju kegiatan pariwisata, yang juga menyebabkan eksternalitas positif
dan negatif. Beberapa dampaknya adalah penambahan emisi jejak karbon dari
transportasi dan kegiatan itu sendiri, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap
perubahan iklim. Pulau Karimunjawa adalah salah satu pulau terpopuler di
Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ini adalah pusat dari
semua kegiatan mulai dari perdagangan, pariwisata, dan pendidikan hingga
asosiasi masyarakat, termasuk komunitas nelayan. Pusat kegiatan pariwisata
terdiri dari banyak penginapan seperti hotel, homestay, dan villa yang menjadi
pusat akomodasi bagi wisatawan, sehingga meningkatkan kebutuhan akan
transportasi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Mengetahui tingginya minat
wisatawan terhadap keindahan alam Karimunjawa yang meningkatkan aktivitas
pariwisata, maka perlu disadari pentingnya ekowisata dalam melestarikan alam
dan mendukung pariwisata berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menyelidiki ruang lingkup jejak karbon
dan penelitian pariwisata berkelanjutan (2) Menganalisis emisi jejak karbon (CO₂)
yang diperoleh dari kegiatan pariwisata (penginapan, transportasi, dan
restoran/kafe) di Pulau Karimunjawa, (3) Usulan perumusan strategi pariwisata
berkelanjutan rendah karbon di Pulau Karimunjawa. Data dalam penelitian ini
diperoleh dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Penelitian ini
dilakukan metode campuran, campuran pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
Pendekatan kualitatif dikumpulkan dengan wawancara semi-terstruktur dengan
informan yang mewakili penginapan, transportasi, dan restoran/kafe dan
wawancara mendalam dengan total 6 informan, dilengkapi dengan validasi
informasi terkait distribusi dan pengembangan potensi kegiatan pariwisata yang
menyebabkan jejak karbon melalui survei lapangan. Pendekatan kuantitatif
dikumpulkan dengan wawancara semi terstruktur, total 50 responden dibagi
menjadi 3 kelompok: 10 responden dari penginapan, 30 responden mewakili
transportasi kapal, dan 10 responden mewakili restoran/kafe yang ditentukan
dengan snowballing sampling, perhitungan emisi jejak karbon berdasarkan
Pedoman IPCC 2006 Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Studi penelitian terkait jejak
karbon sudah memiliki banyak perspektif diskusi. Perubahan iklim memiliki
perspektif yang dekat tentang jejak karbon di sektor pariwisata. Ada kesenjangan
teoritis antara mitigasi jejak karbon dan pengelolaannya. Kebutuhan akan studi
mendalam dari perspektif sosial dapat menambah perspektif baru untuk
mengurangi kesenjangan teoritis; (2) Potensi kegiatan pariwisata yang
menyebabkan emisi jejak karbon di Pulau Karimunjawa berkontribusi langsung
terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui tiga sektor utama, yaitu penginapan, transportasi, dan restoran/kafe. Karakteristik masing-masing sektor
berperan dalam interaksi bisnis, dengan fasilitas yang disediakan meningkatkan
kenyamanan wisatawan. Evaluasi konsumsi emisi karbon di sektor pariwisata
Karimunjawa menunjukkan bahwa tingkat PPM (Parts Per Million) jejak karbon
dari transportasi, khususnya wisata air dengan perahu nelayan dan perahu wisata,
memiliki kontribusi paling signifikan terhadap emisi karbon primer. Setelah itu,
sektor penginapan berkontribusi terhadap emisi karbon di posisi kedua dan sektor
restoran/kafe di posisi terakhir dalam berkontribusi terhadap emisi karbon; (3) Comanagement untuk membangun koordinasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan
masyarakat lokal memungkinkan pengelolaan sumber daya alam yang lebih
efisien dan bertanggung jawab, melestarikan lingkungan, dan mencegah kelebihan
kapasitas dan kerusakan ekosistem. Koordinasi yang transparan mendorong
inovasi dan solusi ramah lingkungan, serta edukasi dan regulasi terkait
pengurangan emisi karbon untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di masa
depan.
Studi ini menekankan pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan
dengan mempertimbangkan emisi karbon, pelestarian lingkungan, dan koordinasi
antar sektor pariwisata. Strategi pengurangan emisi yang efektif, pemantauan
konsumsi energi, dan peraturan yang lebih baik diperlukan untuk meminimalkan
dampak sosial dan lingkungan. Dengan pendekatan multidisiplin dan kolaborasi
yang kuat, keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan keberlanjutan
ekosistem dapat terjaga. Penelitian mendatang disarankan untuk lebih mendalami
hubungan antara pariwisata, emisi karbon, dan keberlanjutan lingkungan dengan
pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis data. Studi lebih lanjut dapat
mengeksplorasi strategi inovatif dalam mengurangi dampak lingkungan, seperti
penggunaan teknologi ramah lingkungan dan kebijakan insentif bagi industri
pariwisata berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan ke
aspek sosial dan ekonomi, termasuk dampak perubahan pariwisata terhadap
kesejahteraan masyarakat lokal serta efektivitas regulasi dalam menjaga
keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan konservasi lingkungan.
Pendekatan multidisipliner yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan juga
perlu diperkuat untuk menghasilkan solusi yang lebih holistik dan aplikatif.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Emisi Karbon, Pariwisata, Berkelanjutan, Karimunjawa, Indonesia
Subjects: Economics and Business > Economic Sciences
Economics and Business
Divisions: Faculty of Economics and Business > Master Program in Economics and Development Studies
Depositing User: gunawan kusmantyo
Date Deposited: 15 Sep 2025 05:47
Last Modified: 15 Sep 2025 05:47
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38292

Actions (login required)

View Item View Item