TARINGAN, Theresia Putri Kharina (2025) PENGARUH BRAND COOLNESS TERHADAP WILLINGNESS TO PAY DENGAN EMOTIONAL BRAND ATTACHMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Gen Z Pengguna iPhone di Semarang). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12010121130037.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4.S - Abstract (Inggris) - 12010121120037.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5.S - Abstrak (Indonesia) - 12010121120037.pdf - Published Version Download (195kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6.S - Daftar Isi - 12010121120037.pdf - Published Version Download (282kB) |
|
|
Text (Dafra Pustaka)
12.S - Daftar Pustaka - 12010121120037 .pdf - Published Version Download (351kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16.S - Fulltext PDF Bookmarks - 12010121120037.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Dalam era digital yang berkembang pesat, brand coolness menjadi faktor
penting dalam membentuk persepsi merek dan keputusan pembelian, terutama di
kalangan Generasi Z. iPhone sebagai merek premium telah berhasil membangun
citra cool yang kuat, yang tidak hanya mencerminkan inovasi teknologi tetapi juga
status sosial dan ekspresi diri penggunanya. Namun, masih terdapat keterbatasan
dalam penelitian yang menelaah hubungan antara brand coolness dan willingness
to pay, terutama dengan emotional brand attachment sebagai variabel mediasi.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand coolness
terhadap willingness to pay, dengan emotional brand attachment sebagai variabel
perantara, dalam konteks pengguna iPhone dari Generasi Z di Semarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Data dikumpulkan dari 200 responden yang merupakan pengguna iPhone dari
Generasi Z di Semarang, menggunakan kuesioner online. Teknik analisis yang
digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak
AMOS untuk menguji hubungan antar variabel. Brand coolness diukur melalui
dimensi daya tarik estetika, keaslian, dan status sosial tinggi, sementara emotional
brand attachment diukur melalui dimensi afeksi, keterhubungan emosional, dan
gairah terhadap merek. Willingness to pay diukur berdasarkan kesediaan konsumen
untuk membayar harga premium, justifikasi harga premium, dan niat pembelian
ulang meskipun ada alternatif yang lebih murah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand coolness berpengaruh positif
dan signifikan terhadap emotional brand attachment, dengan nilai koefisien yang
menunjukkan hubungan yang kuat. Emotional brand attachment juga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap willingness to pay, yang berarti semakin tinggi
keterikatan emosional konsumen terhadap iPhone, semakin besar kesediaan mereka
untuk membayar harga premium. Selain itu, brand coolness juga memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap willingness to pay, baik secara langsung
maupun melalui emotional brand attachment sebagai variabel mediasi parsial.
Temuan ini menegaskan bahwa brand coolness tidak hanya menciptakan daya tarik
bagi konsumen tetapi juga membangun keterikatan emosional yang memperkuat
keputusan mereka untuk membayar lebih. Implikasi dari penelitian ini menekankan
pentingnya strategi pemasaran yang berfokus pada penguatan elemen brand
coolness untuk meningkatkan loyalitas dan nilai persepsi merek di kalangan
Generasi Z
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Brand Coolness, Emotional Brand Attachment, Willingness to Pay, Generasi Z, iPhone. |
| Subjects: | Economics and Business Economics and Business > Management |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Management |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 10 Sep 2025 07:16 |
| Last Modified: | 10 Sep 2025 07:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
