Search for collections on Undip Repository

Pemurnian dan Karakterisasi Enzim Lakase Dari Jamur Pelapuk Putih Trametes hirsuta EDN 082 Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Streptococcus mutans Dan Lactobacillus acidophilus

Rajab, Nurul Qalbi (2025) Pemurnian dan Karakterisasi Enzim Lakase Dari Jamur Pelapuk Putih Trametes hirsuta EDN 082 Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Streptococcus mutans Dan Lactobacillus acidophilus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (80kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (211kB)

Abstract

Lakase (EC 1.10.3.2 : oxygen oxidoreductase) merupakan enzim yang berpotensi
sebagai senyawa antibakteri yang dapat diaplikasikan pada sektor industri farmasi.
Penggunaan enzim di sektor industri memerlukan kondisi enzim yang murni dari
kotoran agar enzim dapat memaksimalkan kemampuannya dalam mengubah
substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemurnian dan
karakteristik enzim lakase dari jamur pelapuk putih Trametes hirsuta EDN 082
serta potensinya sebagai senyawa antibakteri terhadap bakteri Streptoccocus
mutans dan Lactobacillus achidophilus. Enzim lakase diproduksi dari jamur
Trametes hirsuta EDN 082 melalui fermentasi padat menggunakan substrat Tandan
Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Lakase yang dihasilkan dilakukan proses
pemurnian dengan cara pengendapan menggunakan garam amonium sulfat dan
dilanjutkan dengan ultrafiltrasi dan kromatografi kolom penukar ion. Lakase murni
kemudian dikarakterisasi dan diuji aktivitas antibakterinya dengan konsentrasi
hambat minimum. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas spesifik lakase tertinggi
yaitu 9072,49 U/g dengan tingkat kemurnian mencapai 1,93 kali yang diperoleh
dari proses pemurnian ultrafiltrasi. Berat molekul protein lakase murni yaitu antara
55-70 kDa dan memiliki aktivitas optimum pada pH 7, suhu 50°C serta stabil
selama 7 jam inkubasi. Lakase murni dengan aktivitas minimal 0,03 U/mL mampu
menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus
achidophilus. Secara keseluruhan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas
lakase meningkat setelah proses pemurnian sehingga dapat dipertimbangkan
penggunaannya sebagai senyawa antibakteri dalam sektor industri.
Kata kunci : Konsentrasi Hambat Minimum, Lakase, TKKS, Streptococcus mutans, Trametes
hirsuta EDN 082

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 09 Sep 2025 08:18
Last Modified: 09 Sep 2025 08:18
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38137

Actions (login required)

View Item View Item