Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Pembenah Tanah pada Tanah Pasir dalam Kondisi Cekaman Kekeringan dan Responsnya terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L. var. Vima 4

Sabrina, Nanda Putri (2025) Pengaruh Pembenah Tanah pada Tanah Pasir dalam Kondisi Cekaman Kekeringan dan Responsnya terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L. var. Vima 4. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (47kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (194kB)

Abstract

Tanah pasir merupakan tanah dengan kualitas rendah yang rentan terhadap
kondisi kekeringan. Kacang hijau merupakan tanaman yang adaptif terhadap
kekeringan dan tergolong ke dalam salah satu komoditas tanaman pangan penting
di Indonesia. Peningkatan kualitas tanah pasir dapat dilakukan dengan memberikan
pembenah tanah seperti kompos dan asam humat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pembenah tanah pada tanah pasir dalam kondisi cekaman
kekeringan terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kacang hijau. Penelitian ini
dilakukan secara eksperimental di Greenhouse menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu campuran media dan tingkat cekaman
kekeringan. Tanaman kacang hijau (16 hari setelah tanam) ditanam pada media
pasir murni, pasir – kompos, dan pasir – asam humat dengan tingkat cekaman
kekeringan 80% kapasitas lapang (80% KL) dan 50% kapasitas lapang (50% KL),
pemberian perlakuan cekaman kekeringan dilakukan dari fase aklimatisasi akhir
(24 hari setelah tanam) hingga fase vegetatif akhir (34 hari setelah tanam).
Penelitian ini terdiri dari enam kombinasi perlakuan: pasir murni – 80% KL (80P),
pasir murni – 50% KL (50P), pasir kompos – 80% KL (80K), pasir kompos – 50%
KL (50K), pasir asam humat – 80% KL (80H), dan pasir asam humat – 50% KL
(50H). Parameter yang diamati adalah kadar air tanah dan pertumbuhan vegetatif
kacang hijau yang meliputi panjang akar, tinggi tanaman, luas daun, pembukaan
stomata, dan kadar air relatif daun (Relative Water Content/RWC). Hasil penelitian
menunjukkan penambahan kompos dan asam humat mampu meningkatkan kadar
air dan kualitas tanah pasir. Penambahan asam humat pada tanah pasir lebih efektif
dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman kacang hijau dibandingkan
dengan kompos, baik pada kondisi cekaman kekeringan 80% KL maupun 50% KL.
Kata kunci: tanah pasir, kompos, asam humat, cekaman kekeringan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 04 Sep 2025 08:11
Last Modified: 04 Sep 2025 08:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38010

Actions (login required)

View Item View Item