Search for collections on Undip Repository

Studi Kasus : Edukasi Manajemen Nutrisi Untuk Meningkatkan Perilaku Kepatuhan Pasien Penyakit Ginjal Kronis Dengan Malnutrisi Yang Menjalani Hemodialisis

Pematasari, Aisya and Hidayati, Wahyu and Lazuardi, Nugroho (2025) Studi Kasus : Edukasi Manajemen Nutrisi Untuk Meningkatkan Perilaku Kepatuhan Pasien Penyakit Ginjal Kronis Dengan Malnutrisi Yang Menjalani Hemodialisis. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020124210029_Aisya Permatasari_KTI PROFESI NERS.pdf] Text
22020124210029_Aisya Permatasari_KTI PROFESI NERS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Malnutrisi merupakan kondisi yang sangat umum terjadi pada pasien hemodialisis. Sekitar 20%-45% pasien dengan penyakit ginjal kronis mengalami malnutrisi. Asupan nutrisi akan berdampak kepada status diet yang mana merupakan hal krusial bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis. Asupan nutrisi yang adekuat bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan pasien hemodialisis. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menjaga asupan nutrisi yakni dengan intervensi edukasi. Dengan edukasi, pengetahuan individu memungkinkan untuk meningkat agar dapat meningkatkan perilaku kepatuhan pasien untuk menjaga kesehatan ginjal. Peningkatan perilaku kepatuhan terhadap diet dapat membantu pasien menghindari komplikasi, meningkatkan status gizi, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui pengaruh edukasi manajemen nutrisi untuk meningkatkan perilaku kepatuhan pasien penyakit ginjal kronis dengan malnutrisi yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian studi kasus dengan pendekatan “clinical reasoning”. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan dalam studi ini terdiri dari tiga sampel yang mengalami malnutrisi berdasarkan pengkajian DMS (Dialysis Malnutrition Score) dan kurang pengetahuan terkait manajemen diet pada pasien penyakit ginjal kronis. Tingkat kepatuhan perilaku diukur menggunakan RABQ (Renal Adherence Behavior Questionnaire). Didapatkan hasil penelitian yakni skor RABQ ketiga pasien mengalami peningkatan dengan rata rata sebelum intervensi 100.67 menjadi 110.33 setelah dilakukan intervensi. Oleh karena itu, dalam praktik keperawatan, penting untuk menekankan peran edukasi diet yang terstruktur dan kolaboratif guna mendukung upaya pencegahan serta penanganan malnutrisi berhubungan dengan defisit pengetahuan pada pasien penyakit ginjal kronis.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: hemodialisis, penyakit ginjal kronis, malnutrisi, kepatuhan
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: S.Hum Bekti Iskandar
Date Deposited: 04 Sep 2025 04:41
Last Modified: 04 Sep 2025 04:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37983

Actions (login required)

View Item View Item