Search for collections on Undip Repository

Studi Kasus: Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Kraniotomi

Zulfa, Hanifatul and Handayani, Fitria and Oktaviana, Muthia (2025) Studi Kasus: Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Kraniotomi. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020124210054_Hanifatul Zulfa_KTI PROFESI NERS.pdf] Text
22020124210054_Hanifatul Zulfa_KTI PROFESI NERS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pendahuluan: Nyeri merupakan masalah umum yang sering terjadi pada pasien pasca kraniotomi yang dapat menghambat penyembuhan dan menurunkan kenyamanan pasien. Terapi farmakologi sering digunakan, tetapi memiliki efek samping. Sehingga diperlukan terapi nonfarmakologi sebagai terapi pendamping untuk meningkatkan efektivitas pengobatan, salah satunya adalah terapi relaksasi genggam jari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi genggam
jari terhadap nyeri pasien post kraniotomi. Metode: Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan studi kasus terhadap tiga responden di Ruang Unit Stroke dengan kriteri inklusi pasien post kraniotomi hari pertama minimal 8 jam, yang menjalani perawatan 3 hari, GCS ≥13, kooperatif, dan sukarela untuk menjadi responden. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pemberian terapi genggam jari tiga kali sehari selama 30 menit setiap sesi, disesuaikan dengan masa paruh obat analgesik. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terapi relaksasi genggam jari efektif sebagai terapi pendamping terapi farmakologi untuk menurunkan nyeri post kraniotomi. Dibuktikan adanya penurunan tingkat nyeri pada seluruh responden, ditandai dengan penurunan skala nyeri dari 3-4 menjadi 2–3, area nyeri menjadi lebih terbatas, serta frekuensi dan intensitas nyeri yang berkurang. Pasien juga
menunjukkan peningkatan kenyamanan, tampak lebih rileks, serta terjadi perbaikan pada tanda vital. Saran: Penelitian ini tidak melibatkan penilaian terhadap faktor psikologis, variasi partisipan
berdasarkan karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, dan jenis procedure kraniotominya. Sehingga disarankan dapat menambahkan pengukuran psikologis dan variasi responden untuk meningkatkan ketepatan, efektivitas, dan keberlanjutan intervensi.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Keperawatan, Kraniotomi, Nyeri, Terapi genggam jari, Terapi non farmakologi.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: S.Hum Bekti Iskandar
Date Deposited: 04 Sep 2025 03:32
Last Modified: 04 Sep 2025 03:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37938

Actions (login required)

View Item View Item