Search for collections on Undip Repository

Uji Aktivitas Antibakteri Formulasi Deodoran Spray Ekstrak Etanol Mentimun (Cucumis sativus L.)

Risnanda, Meizulfa Ayu (2025) Uji Aktivitas Antibakteri Formulasi Deodoran Spray Ekstrak Etanol Mentimun (Cucumis sativus L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of 9. BAB I.pdf] Text
9. BAB I.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 14. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (246kB)

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tanaman dengan banyak potensi,
terutama dalam bidang industri farmasi dan kosmetik, salah satunya sebagai bahan
alami untuk sediaan deodoran. Kandungan senyawa aktif dalam mentimun seperti
alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, dan saponin mampu memiliki kemampuan
sebagai antimikroba sehingga dapat dijadikan bahan dalam deodoran. Sediaan
deodoran bentuk spray dapat diaplikasikan ke area tubuh lain selain ketiak dengan
kualitas higienis yang tinggi karena tidak kontak langsung dengan kulit. Tujuan
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri, menentukan
konsentrasi optimum, dan menguji kondisi fisik dari formulasi deodoran spray
ekstrak etanol mentimun. Ekstrak etanol mentimun diperoleh melalui metode
ekstraksi maserasi yang diformulasikan dalam sediaan deodoran spray dengan
perbedaan konsentrasi ekstrak mentimun 20% (F1), 40% (F2), 60% (F3), dan 80%
(F4). Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram untuk
mengukur diameter zona hambat antibakteri. Uji antibakteri menggunakan media
Mueller Hinton Agar (MHA) yang diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam. Uji
evaluasi fisik meliputi pengamatan fisik sediaan, homogenitas, pH, dan iritasi. Hasil
uji aktivitas antibakteri dianalisis secara statistik dengan one way ANOVA. Hasil
penelitian aktivitas antibakteri menunjukkan daya hambat terbesar pada F4
terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan kerapatan 1,5x108 CFU/mL yaitu
12,10 mm, sedangkan Staphylococcus epidermidis dengan kerapatan 1,5x108
CFU/mL yaitu 20,50 mm. Uji evaluasi fisik menunjukkan formulasi berwarna
merah bata hingga hijau kehitaman, aroma parfum, bentuk cair, dengan
homogenitas yang baik, tidak ditemukan iritasi, dan rentang nilai pH yang sesuai
standar.
Kata kunci: Deodoran spray, Ekstrak etanol mentimun, Antibakteri,
Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 20 Nov 2025 07:30
Last Modified: 20 Nov 2025 07:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37929

Actions (login required)

View Item View Item