Izzudin, Maulana Zidan (2025) Karakterisasi Molekuler Mikroalga Thalassiosira sp. Berdasarkan Marka Genetik tufA dan Uji Potensi untuk Bioremediasi Logam Berat Timbal (Pb). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. Cover.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (442kB) |
|
|
Text
6. Daftar Isi.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
10. BAB I Pendahuluan.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (454kB) |
Abstract
Pencemaran logam berat timbal (Pb) di lingkungan perairan telah menjadi salah
satu ancaman utama terhadap ekosistem akuatik dan kesehatan manusia. ikroalga
Thalassiosira sp. berpotensi sebagai agen bioremediasi, tetapi eksplorasi lebih
lanjut diperlukan untuk memaksimalkan potensinya. Penelitian berfokus pada
karakterisasi molekuler berdasarkan marka genetik tufA, mengkaji pengaruh timbal
terhadap laju pertumbuhan dan morfologi sel, serta efisiensi penyerapan Pb.
Konsentrasi timbal 0.03 ppm dan 0.05 ppm dipilih karena mewakili batas maksimal
cemaran Pb dalam perairan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI), sedangkan 2
ppm dipilih untuk menguji potensi bioremediasi Thalassiosira sp. pada tingkat
pencemaran yang lebih tinggi. Marka Genetik tufA dipilih karena membantu
mengungkap adaptasi atau respons spesifik mikroalga terhadap stres cekaman
timbal. Metode penelitian meliputi isolasi DNA Doyle & Doyle (1987), uji
kuantitatif dan kualitatif DNA, amplifikasi dan visualisasi DNA, sekuensing DNA
dan analisis filogenetik, pengukuran kepadatan sel dan laju pertumbuhan
menggunakan metode hemocytometer counting, uji penyerapan timbal
menggunakan metode ICP-OES, serta analisis morfologi sel. Hasil karakterisasi
molekuler menunjukkan bahwa gen tufA dapat digunakan untuk mengkarakterisasi
Thalassiosira sp. secara molekuler, dengan hasil amplifikasi yang jelas dan analisis
filogenetik yang menunjukkan kesesuaian dengan spesies Thalassiosira, khusus
Conticriba weissflogii (MH571875.1). Uji pengaruh logam berat Pb terhadap laju
pertumbuhan menunjukkan adanya penghambatan yang signifikan pada
konsentrasi 0.03 ppm dan 0.05 ppm dibandingkan dengan kontrol, sedangkan pada
konsentrasi 2 ppm terjadi penghambatan yang lebih jelas. Pengamatan morfologi
sel juga menunjukkan perubahan signifikan, dengan sel-sel yang terpapar Pb
mengalami agregasi dan degradasi pigmen, terutama pada konsentrasi yang lebih
tinggi. Uji penyerapan menunjukkan bahwa Thalassiosira sp. memiliki efisiensi
penyerapan yang sangat baik, dengan efisiensi tertinggi pada konsentrasi Pb 0.03
ppm dan 0.05 ppm mencapai 100%, dan efisiensi terendah pada konsentrasi 2 ppm
sebesar 40%.
Kata kunci: bioabsorpsi, Doyle & Doyle (1987), ICP-OES, Elongation Factor Tu
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 03:01 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 03:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37913 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
