Noverizah, Efita and Sari, Sri Padma and Wijayanti, Diyan Yuli (2025) Studi Kasus: Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Ansietas Pada Pasien Skizofrenia Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Di Rsjd Dr. Amino Gondohutomo Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
22020124210060_Efita Noverizah_KTI Profesi Ners.pdf Restricted to Registered users only Download (520kB) |
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan dalam pola pikir, emosi, dan perilaku. Salah satu gejala yang sering muncul adalah ansietas (kecemasan), yang dapat meningkatkan risiko perilaku kekerasan jika tidak ditangani secara tepat. Terapi relaksasi otot progresif merupakan teknik non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan dan meningkatkan kontrol diri pada pasien dengan gangguan jiwa.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan perilaku kontrol diri pada pasien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan.
Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan quasi-eksperimental menggunakan rancangan one group pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri dari tiga pasien skizofrenia di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang yang mengalami kecemasan dan memiliki risiko perilaku kekerasan. Intervensi berupa terapi relaksasi otot progresif diberikan selama 3 hari berturut-turut selama 10–15 menit per sesi. Instrumen yang digunakan adalah GAD-7 untuk mengukur tingkat kecemasan dan SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia) Kontrol Diri untuk menilai perilaku kontrol diri. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test.
Hasil: Seluruh pasien mengalami penurunan skor GAD-7 dari kategori kecemasan sedang menjadi ringan, dengan penurunan rata-rata sebesar 54,2%. Selain itu, terjadi peningkatan skor kontrol diri berdasarkan SLKI pada ketiga pasien, dengan peningkatan rata-rata sebesar 25,6%. Respon subjektif pasien juga menunjukkan peningkatan rasa tenang, kualitas tidur, dan kemampuan mengendalikan emosi.
Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif terbukti memberikan manfaat dalam menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan perilaku kontrol diri pada pasien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan. Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari pendekatan keperawatan jiwa secara komprehensif dan holistik
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Skizofrenia, Ansietas, Kontrol Diri, Perilaku Kekerasan, Terapi Relaksasi Otot Progresif |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 02:26 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 02:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37900 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
