Search for collections on Undip Repository

ANALISIS DIMENSI LIKUIDITAS PASAR TERHADAP TRADING VOLUME ACTIVITY DAN ABNORMAL RETURN MENGGUNAKAN NON-SYNCHRONOUS TRADING SEBAGAI VARIABEL KONTROL PADA SAHAM UNUSUAL MARKET ACTIVITY (UMA) DI BURSA EFEK INDONESIA

RAMADHAN, Danang (2025) ANALISIS DIMENSI LIKUIDITAS PASAR TERHADAP TRADING VOLUME ACTIVITY DAN ABNORMAL RETURN MENGGUNAKAN NON-SYNCHRONOUS TRADING SEBAGAI VARIABEL KONTROL PADA SAHAM UNUSUAL MARKET ACTIVITY (UMA) DI BURSA EFEK INDONESIA. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
1. S - Cover - 12010121120018.pdf - Published Version

Download (201kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstract (Inggris) - 12010121120018.pdf - Published Version

Download (172kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12010121120018.pdf - Published Version

Download (178kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12010121120018.pdf - Published Version

Download (302kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12010121120018.pdf - Published Version

Download (423kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12010121120018.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini berkontribusi pada literatur market microstructure dengan
mengidentifikasi potensi anomali yang mungkin disebabkan oleh manipulasi pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anomali dalam microstructure
saham Unusual Market Activity (UMA) yang memiliki maupun tidak memiliki
informasi material sebagai tolak ukur efisiensi informasi.
Penelitian ini menganalisis hubungan antara dimensi likuiditas (tightness,
depth, dan resilience), Trading Volume Activity (TVA), dan Abnormal Return (AR),
menggunakan non-synchronous trading sebagai variabel kontrol untuk
memperkuat validitas temuan. Populasi penelitian meliputi 262 saham yang
menerima peringatan UMA pada tahun 2024, yang kemudian dibagi menjadi dua
kelompok yaitu 31 saham dengan corporate action selama event window UMA
(kelompok informasi material) dan 31 saham tanpa corporate action dengan TVA
dan AR tertinggi (kelompok tanpa informasi material). Selain itu, kedua sampel
saham digabungkan dengan menambahkan variabel dummy (saham corporate
action diberi angka 1 dan non corporate action diberi angka 0) untuk melihat
perbedaan TVA dan AR dari kedua sampel tersebut. Penelitian ini menggunakan
data interval 30 menit untuk menghitung dimensi likuiditas harian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada saham corporate action terdapat
satu hubungan anomali yaitu resilience terhadap TVA. Sementara pada saham non
corporate action menunjukan tiga hubungan anomali yaitu resilience terhadap
TVA serta tightness dan depth terhadap AR. Selain itu, TVA dan AR pada saham
non corporate action secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan TVA dan
AR pada saham corporate action. Oleh karena itu, temuan ini memperkuat bukti
bahwa saham yang menerima peringatan UMA memang memiliki probabilitas
tinggi sedang dimanipulasi, khususnya ketika tidak disertai informasi corporate
action di sekitar periode pengumuman. Implikasi praktis penelitian ini diharapkan
dapat menjadi panduan bagi investor dalam mengambil keputusan transaksi,
terutama untuk saham UMA yang tidak didukung oleh rilisnya informasi penting
dari perusahaan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Market Microstructure, Market Manipulation, Market Efficiency, Liquidity, Unusual Market Activity (UMA)
Subjects: Economics and Business
Economics and Business > Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Elisa Tri Anggrieny
Date Deposited: 03 Sep 2025 03:46
Last Modified: 03 Sep 2025 03:46
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37809

Actions (login required)

View Item View Item