SABIRIN, Muhammad Raihan Adif (2025) ANALISIS PENGARUH TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN FAKTOR MAKRO EKONOMI TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI ASIA TIMUR-5 TAHUN 2010 - 2022. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121120015.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121120015.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121120015.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121120015.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121120015.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121120015.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi salah satu sumber penerimaan yang digunakan oleh setiap negara karena PPN mampu memberikan penerimaan yang besar dan optimal untuk suatu negara dengan memperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pengaruh pada tarif PPN, konsumsi akhir rumah tangga (HFCE) terhadap PDB, C-efficiency, Inflasi, dan Pandemi Covid-19 terhadap penerimaan PPN terhadap PDB di Asia Timur-5. Analisis dalam penelitian ini menggunakan data panel dengan total 65
observasi yang terdiri dari 5 cross section yaitu Asia Timur-5 yang terdiri dari China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Mongolia serta periode waktu sepanjang 13 tahun (2010 - 2022). Setelah itu, data tersebut dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model (FEM) dengan robust standar error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva laffer terbukti valid terkait hubungan antara tarif PPN dengan penerimaan PPN terhadap PDB di Asia Timur-5. Dalam kurva laffer, terdapat turning point pada tarif PPN di mana tarif PPN akan mendorong penerimaan PPN terhadap PDB sampai pada 33,6% dan penerimaan PPN terhadap PDB akan menurun disaat tarif PPN melebihi 33,6%. Selain itu, HFCE terhadap PDB dan C-efficiency meningkatkan penerimaan PPN terhadap PDB secara signifikan. Lalu, Inflasi dan Pandemi Covid-19 terbukti tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan PPN terhadap PDB di Asia Timur-5.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Value Added Tax, Laffer Curve, HFCE, C-efficiency, and Fixed Effect Model (FEM) |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 29 Aug 2025 06:37 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 06:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37652 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
