Search for collections on Undip Repository

KORELASI ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU DOKTER UMUM DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA SEMARANG MENGENAI SKRINING KELAINAN MATA PADA ANAK

Ariska, Amalia Dwi and Saubig, Arnila Novitasari and Dharma, Andhika Guna (2025) KORELASI ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU DOKTER UMUM DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA SEMARANG MENGENAI SKRINING KELAINAN MATA PADA ANAK. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of AMALIA DWI ARISKA-22040620320003-TESIS-ABSTRAK] Text (AMALIA DWI ARISKA-22040620320003-TESIS-ABSTRAK)
AMALIA DWI ARISKA-22040620320003-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (155kB)

Abstract

Latar belakang: Gangguan penglihatan pada anak dapat menyebabkan kebutaan yang mengganggu perkembangan anak. Optimalisasi pelayanan kesehatan mata menjadi maksimal apabila fasilitas pelayanan kesehatan memiliki dokter layanan primer dengan pengetahuan dan sikap yang baik sehingga menumbuhkan perilaku yang baik terhadap upaya deteksi dini dan pencegahan kelainan mata pada anak.
Tujuan: Untuk menganalisis korelasi antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku dokter umum di puskesmas wilayah kota Semarang mengenai skrining kelainan mata pada anak.
Metode: Penelitian cross-sectional observasional analitik yang dilakukan pada dokter umum di puskesmas wilayah kota Semarang pada bulan Desember 2024. Dokter umum yang bersedia berpartisipasi melakukan pengisian mandiri kuesioner knowledge, attitude, practice (KAP) mengenai skrining kelainan mata pada anak yang terdiri dari kelainan refraksi, strabismus, katarak kongenital, glaukoma kongenital, retinoblastoma, dan retinopati prematuritas. Dilakukan penilaian tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku dokter umum dan uji analisis chi square antara karakteristik subyek, pengetahuan dengan perilaku, dan sikap dengan perilaku.
Hasil: Dari 78 dokter umum pada penelitian ini, 47 (60,3%) berpengetahuan cukup, 78 (100%) bersikap positif, dan 71 (91%) berperilaku baik. Uji analisis chi square antara pengetahuan terhadap perilaku menunjukkan p = 0,351, dan antara sikap terhadap perilaku tidak didapatkan nilai p. Keduanya tidak bermakna signifikan secara statistik. Disisi lain jenis kelamin memiliki hubungan yang bermakna secara statistik dengan tingkat pengetahuan (p=0,020), alat tonometer schiotz memiliki hubungan yang bermakna secara statistik dengan perilaku skrining glaukoma kongenital (p=0,022), dan alat oftalmoskop memiliki hubungan yang bermakna secara statistik dengan perilaku skrining retinopati prematuritas (p<0,001).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pengetahuan dengan perilaku, dan antara sikap dengan perilaku skrining kelainan mata pada anak.

Kata Kunci: Kelainan mata pada anak, kelainan refraksi, strabismus, katarak kongenital, glaukoma kongenital, retinoblastoma, retinopati prematuritas, deteksi dini, pengetahuan, sikap, perilaku, dokter umum.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kelainan mata pada anak, kelainan refraksi, strabismus, katarak kongenital, glaukoma kongenital, retinoblastoma, retinopati prematuritas, deteksi dini, pengetahuan, sikap, perilaku, dokter umum.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 29 Sep 2025 00:51
Last Modified: 29 Sep 2025 00:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37558

Actions (login required)

View Item View Item