Search for collections on Undip Repository

PEWARISAN AKUN DIGITAL E-COMMERCE MENURUT HUKUM WARIS PERDATA INDONESIA. _144 PDT 2025

WIBOWO, MUHAMMAD HAMENGKU ADHI and Aminah, Aminah and Prananda, Rahandy Rizki (2025) PEWARISAN AKUN DIGITAL E-COMMERCE MENURUT HUKUM WARIS PERDATA INDONESIA. _144 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Hamengku-cover.pdf] Text
Hamengku-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (909kB)
[thumbnail of Hamengku-abstrak.pdf] Text
Hamengku-abstrak.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of Hamengku-bab 1.pdf] Text
Hamengku-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (274kB)
[thumbnail of Hamengku-bab 2.pdf] Text
Hamengku-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[thumbnail of Hamengku-bab 3.pdf] Text
Hamengku-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
[thumbnail of Hamengku-bab 4.pdf] Text
Hamengku-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[thumbnail of Hamengku-dapus.pdf] Text
Hamengku-dapus.pdf

Download (241kB)

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi di Indonesia telah melahirkan berbagai macam aset digital, termasuk akun e-commerce, yang memiliki nilai ekonomi signifikan dalam era ekonomi digital. Pertanyaan mendasar yang kemudian muncul terkait dengan aset digital adalah bagaimana nasib aset digital tersebut ketika pemiliknya meninggal. Saat ini, sistem hukum perdata Indonesia belum memiliki regulasi yang spesifik dan komprehensif mengenai aset digital dan pewarisannya, menciptakan ketidakpastian hukum dan kesulitan praktis terutama bagi ahli waris.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum akun e-commerce dalam hukum perdata Indonesia dan mekanisme pewarisannya.
Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan yang beririsan serta kontrak awal beberapa penyelenggara e-commerce yang seringkali bertentangan dengan adanya pewarisan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun e-commerce dapat dikategorikan sebagai benda bergerak tidak berwujud dan dapat diwariskan. Pewarisan dilakukan berdasarkan asas suksesi universal dalam Pasal 833 KUHPerdata, dimana ahli waris secara otomatis berhak atas benda milik pewaris dan menggantikan kedudukannya dalam hak dan kewajiban. Pewarisan dapat dilakukan melalui wasiat atau undang-undang dengan adanya penetapan pengadilan. Pembahasan
penelitian menunjukan bahwa perkembangan teknologi dan aset digital akan terus melahirkan permasalahan hukum baru. Diperlukan regulasi yang lebih spesifik dan komprehensif terkait aset digital di Indonesia, serta pemahaman bagi penegak hukum mengenai aspek hukum aset digital untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi hak-hak masyarakat.
Kata Kunci: Waris Perdata, Aset Digital, Akun E-commerce

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Waris Perdata, Aset Digital, Akun E-commerce
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 26 Aug 2025 02:51
Last Modified: 09 Sep 2025 04:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37392

Actions (login required)

View Item View Item