Siahaan, Silvani and Suswihardhyono, Adhie Nur Radityo and Mellyana, Omega (2025) FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI PREMATUR PASCA PERAWATAN DI RUMAH SAKIT. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
ABSTRAK-TESIS.pdf Download (263kB) |
Abstract
LATAR BELAKANG: Angka kejadian bayi prematur masih menjadi masalah global dan cukup tinggi, termasuk di Indonesia. Komplikasi akibat kelahiran prematur menjadi penyebab kematian bayi baru lahir. Perawatan pasca lahir yang dilakukan di rumah oleh ibu dan keluarga berperan penting dalam kesehatan bayi prematur setelah keluar dari rumah sakit. Beberapa faktor yang mungkin berpengaruh terhadap perkembangan bayi prematur yaitu perawatan metode kanguru (PMK), pemberian ASI eksklusif, pengenalan awal tanda bahaya, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan bayi prematur pasca perawatan di rumah sakit. Diharapkan dapat menjadi dasar untuk menurunkan mortalitas pada bayi prematur akibat komplikasi yang ditimbulkan.
METODE: Penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional dilakukan di wilayah Kudus (RSUD Dr. Loekmono Hadi) serta Banyumas (Puskesmas Wangon I), Jawa Tengah, Indonesia dengan sampel 57 bayi prematur. Dengan variabel bebas yaitu perawatan di rumah pada subyek yang meliputi PMK, pemberian ASI eksklusif, pengenalan awal tanda bahaya bayi baru lahir, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dalam waktu 3 bulan pasca lahir.
HASIL: Total 57 bayi prematur dengan usia kehamilan 32-36 minggu dengan rata-rata berat lahir 2.240 gram. Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI ekslusif terhadap perkembangan bayi prematur. Namun, tidak terdapat hubungan bermakna antara PMK, pengenalan awal tanda bahaya bayi baru lahir, dan dukungan keluarga serta lingkungan terhadap perkembangan bayi prematur.
KESIMPULAN: Pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan yang signifikan dengan perkembangan bayi prematur, sedangkan PMK, pengenalan awal tanda bahaya bayi baru lahir, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap perkembangan bayi prematur. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pemberian ASI eksklusif sebagai salah satu faktor pendukung utama dalam upaya meningkatkan perkembangan bayi prematur.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bayi prematur, PMK, ASI eksklusif, tanda bahaya, dukungan keluarga |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 26 Aug 2025 07:34 |
| Last Modified: | 26 Aug 2025 07:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37375 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
