Purwitaningrum, Jasmine and Firmanti, Stefani Candra and Lestari, Endang Sri (2025) EFEKTIVITAS ANTIBAKTERIAL SILVER NANOPARTIKEL Moringa oleifera TERHADAP MRSA (Studi In Vitro dengan Metode Dilusi dan Difusi). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-KTI-JASMINE PURWITANINGRUM-22010121110056)
ABSTRAK-KTI-JASMINE PURWITANINGRUM-22010121110056.pdf Download (105kB) |
Abstract
Latar belakang: Infeksi daerah operasi (IDO) merupakan satu penyebab morbiditas dan mortalitas utama di rumah sakit dengan dominasi Staphylococcus aureus. Munculnya resistensi terhadap antibiotik, yaitu Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) mendorong pencarian alternatif agen antibakteri. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah integrasi silver nanoparticle (AgNP) dengan daun Moringa oleifera (MO) melalui green synthesis (MO-AgNP). Tujuan: Menganalisis efektifitas antibakterial MO-AgNP terhadap MRSA melalui kemampuan hambat, minimum inhibitory concentration (MIC), kemampuan bunuh, minimum bactericidal concentration (MBC), dan pembentukan zone of inhibition (ZOI). Metode: Penelitian true experimental menggunakan Post-Test Only Control Group Design yang dilakukan pada bulan September–Oktober 2024 di Laboratorium Sentral bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Perlakuan berupa MO-AgNP konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25% dengan kontrol positif (formalin dan vancomycin) dan kontrol negatif terhadap MRSA. Parameter yang diamati meliputi kemampuan hambat, MIC, kemampuan bunuh, MBC, dan ZOI. Hasil: Kemampuan hambat MO-AgNP konsentrasi 100%, 75%, 25%, 12.5%, dan 6.25% menunjukkan perbedaan tidak bermakna dibandingkan kontrol positif dan berbeda bermakna terhadap kontrol negatif dengan MIC 6,25%, uji beda kemampuan bunuh MO-AgNP konsentrasi ≥12,5% tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif dan berbeda bermakna terhadap kontrol negatif dengan MBC 12,5%, sedangkan pengukuran ZOI seluruh konsentrasi MO-AgNP menunjukkan perbedaan bermakna terhadap kontrol positif dan negatif. Kesimpulan: MO-AgNP konsentrasi 100%, 75%, 25%, 12.5%, dan 6.25% menunjukkan kemampuan hambat sebanding dengan kontrol positif terhadap MRSA. MO-AgNP konsentrasi ≥12,5% memiliki kemampuan bunuh yang sebanding dengan kontrol positif terhadap MRSA. MO-AgNP konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25% berpotensi sebagai alternatif agen anti-MRSA.
Kata kunci: antimicrobial activity, minimum bactericidal concentration (MBC), minimum inhibitory concentration (MIC), Moringa oleifera, methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA), silver nanoparticles, surgical site infection, Staphylococcus aureus, zone of inhibition (ZOI)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antimicrobial activity, minimum bactericidal concentration (MBC), minimum inhibitory concentration (MIC), Moringa oleifera, methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA), silver nanoparticles, surgical site infection, Staphylococcus aureus, zone of inhibition (ZOI) |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 25 Aug 2025 06:31 |
| Last Modified: | 25 Aug 2025 06:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37276 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
