HISAN, KHOIROTUN (2025) PREFERENSI LANSIA TERHADAP TAMAN AKTIF LINGKUNGAN (STUDI KASUS: TAMAN TIRTO AGUNG,DAN TAMAN SAMPANGAN). Masters thesis, UNDIP.
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan COVER.pdf - Submitted Version Download (141kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan ABSTRAK.pdf - Submitted Version Download (180kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Submitted Version Download (309kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (238kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 1.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (424kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 2.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (527kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (365kB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Tesis_Khoirotun Hisan BAB 6.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
Abstract
Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di kawasan
perkotaan, kebutuhan akan ruang terbuka hijau yang ramah lansia menjadi isu penting yang perlu direspons dalam perencanaan kota. Namun, banyak taman aktif lingkungan di kawasan permukiman belum sepenuhnya memenuhi prinsip desain inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis preferensi lansia terhadap taman aktif lingkungan berdasarkan enam elemen yaitu aksesibilitas, kenyamanan,
keamanan, keterbacaan, keakraban, dan keunikan. Studi kasus dilakukan diTaman Tirto Agung dan Taman Sampangan, dengan melibatkan 60 responden lansia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner skala Likert, dan wawancara singkat. Analisis data dilakukan menggunakan pembobotan skor rata-rata dan tabulasi silang (crosstab).
Temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek keakraban memperoleh nilai tertinggi di kedua taman, sedangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan aksesibilitas cenderung dinilai rendah sehingga perlu ditingkatkan. Lansia menyukai taman yang familiar secara visual maupun emosional seperti keberadaan vegetasi dan elemen lanskap yang sering mereka temui di
lingkungan tempat tinggal. Sebaliknya, kurangnya pencahayaan, minimnya fasilitas CCTV, ramp dan jalur yang tidak landai menjadi kendala utama bagi lansia. Preferensi juga bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan status pekerjaan. Lansia >65 tahun, laki-laki dan tidak bekerja cenderung lebih kritis terhadap aspek keamanan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip desain inklusif dan keterlibatan lansia dalam perencanaan taman aktif lingkungan guna menciptakan ruang terbuka yang aman, ramah, dan bermakna bagi lansia.
Kata kunci: lansia, preferensi, taman aktif lingkungan, desain inklusif
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 01:50 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 01:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37164 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
