PUTRI, CATHLEYA IMANAYA (2025) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI-DIABETES MELLITUS PADA PASIEN PROLANIS (STUDI DI TIGA KLINIK PRATAMA KECAMATAN UNGARAN TIMUR). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO CATHLEYA EDIT.pdf - Published Version Download (369kB) |
Abstract
Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2 merupakan beban kesehatan utama yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Semarang. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bertujuan memantau dan mengendalikan faktor risiko PTM, namun capaian indikator kesehatan pesertanya masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, perilaku kesehatan, dan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi–DM tipe 2 pada peserta Prolanis di tiga Klinik Pratama Kecamatan Ungaran Timur. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang dengan total sampling pada seluruh peserta aktif yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian dimodifikasi dari STEPwise WHO, mencakup wawancara terstruktur dan pengukuran langsung, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia lanjut, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan menengah, dan tidak memiliki pekerjaan formal. Proporsi kelebihan berat badan cukup tinggi, konsumsi buah–sayur umumnya rendah, serta hampir setengah responden mengonsumsi garam berlebih. Meskipun sebagian besar bukan perokok aktif, paparan asap rokok pasif di rumah masih tinggi. Pengukuran klinis menunjukkan lebih dari sepertiga mengalami hipertensi, dan sebagian yang diperiksa mengalami hiperglikemia. Analisis bivariat menunjukkan status pekerjaan berhubungan signifikan dengan komorbid hipertensi–DM tipe 2 pada kelompok hipertensi, sementara faktor risiko lain tidak menunjukkan hubungan signifikan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pengendalian terpadu untuk hipertensi dan DM tipe 2 pada populasi Prolanis, termasuk edukasi gizi berbasis konteks lokal, pengurangan konsumsi garam dan peningkatan konsumsi buah–sayur, pengendalian berat badan, serta intervensi keluarga untuk mengurangi paparan asap rokok pasif. Rekomendasi praktis meliputi perluasan cakupan skrining tekanan darah dan glukosa darah (termasuk HbA1c), pemantauan rutin, dan penguatan kebijakan kawasan tanpa rokok di lingkungan rumah tangga dan komunitas.
Kata Kunci : PTM; Prolanis; Faktor Risiko
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 06:31 |
| Last Modified: | 28 Aug 2025 07:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37102 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
