WIDYANINGRUM, Tania (2025) HETEROGENITAS SPASIAL DETERMINAN TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR: PENDEKATAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED PANEL REGRESSION. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020118120014.pdf - Published Version Download (334kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020118120014.pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020118120014.pdf - Published Version Download (425kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020118120014.pdf - Published Version Download (696kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020118120014.pdf - Published Version Download (604kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmark -12020118120014.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Tingkat kemiskinan dapat digunakan untuk mengetahui tingkat
kesejahteraan di suatu wilayah. Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki persentase
penduduk miskin urutan ke-3 tertinggi di Indonesia. Menurut BPS Provinsi Nusa
Tenggara Timur, bahwa sekitar 1,14 juta penduduk di Provinsi Nusa Tenggara
Timur mengalami kemiskinan kronis. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi faktor – faktor yang diduga berpengaruh terhadap tingkat
kemiskinan pada 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2010-
2023. Penentuan determinan tingkat kemiskinan mengacu pada Teori Lingkaran
Setan Kemiskinan (The Vicious Circle Of Poverty).
Penelitian ini menggunakan metode Geographically Weighted Panel
Regression (GWPR) dengan asumsi Fixed Effect Model (FEM) dengan within
estimator. Estimasi parameter model GWPR dilakukan dengan metode Weighted
Least Square. Fungsi kernel adaptif eksponensial digunakan untuk memberikan
pembobot spasial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pendekatan
Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) merupakan model yang lebih
baik dalam menjelaskan keberagaman tingkat kemiskinan dibandingkan Fixed
Effect Model. Variabel PDRB, Angka Partisipasi Sekolah Umur 7-12 Tahun,
Rumah Tangga dengan Akses Sanitasi Layak dan Tingkat Pengangguran Terbuka
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di beberapa
wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun variabel Rata – Rata Lama
Sekolah dan Angka Harapan Hidup memiliki pengaruh negatif dan signifikan
terhadap tingkat kemiskinan di wilayah tertentu. Pada variabel ketimpangan
pendapatan tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di masing – masing
wilayah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan untuk pengentasan
kemiskinan akan lebih efektif apabila membedakan program kemiskinan di setiap
wilayah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | FEM, GWPR, Heterogenitas Spasial, Kemiskinan |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 03:06 |
| Last Modified: | 20 Aug 2025 03:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37064 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
