Search for collections on Undip Repository

TANGGUNG JAWAB NOTARIS SELAKU PEMEGANG PROTOKOL TERHADAP MINUTA AKTA YANG DIBUAT DENGAN DOKUMEN PALSU

Tarumingkeng, Meilinda and Hafidh, Muhammad (2024) TANGGUNG JAWAB NOTARIS SELAKU PEMEGANG PROTOKOL TERHADAP MINUTA AKTA YANG DIBUAT DENGAN DOKUMEN PALSU. Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.

[thumbnail of Meilinda Tarumingkeng (11000222410085)_tesis lengkap 2024.pdf] Text
Meilinda Tarumingkeng (11000222410085)_tesis lengkap 2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (748kB)

Abstract

Menurut Pasal 1 ayat (6) UUJN Minuta akta adalah asli Akta yang mencantumkan tanda tangan para penghadap, saksi, dan Notaris, yang disimpan sebagai bagian dari Protokol Notaris. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Notaris memiliki wewenang penuh akan akta yang dibuatnya. Dan dalam menjalankan tugas bisa saja akta Notaris yang dibuat oleh Notaris di kemudian hari nanti di gugat di pengadilan terkait dengan dokumen palsu yang diberikan oleh penghadap, akan tetapi tugas dan tanggung jawab tersebut telah dipindah tangankan kepada Notaris Pemegang Protokol. Permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian ini yakni bagaimana tanggung jawab Notaris pemegang protokol terhadap minuta akta yang dibuat dengan dokumen palsu? Dan bagaimana akibat hukum Notaris pemegang protokol terhadap minuta akta yang dibuat dengan dokumen palsu? Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis tanggung jawab Notaris pemegang protokol terhadap minuta akta yang dibuat dengan dokumen palsu dan akibat hukum Notaris pemegang protokol terhadap minuta akta yang dibuat dengan dokumen palsu. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah yuridis empiris, spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer berupa wawancara dengan narasumber dan sumber data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik analisa penulis menggunakan deskriptif analitis. Hasil penelitian diperoleh yakni: 1) Notaris pemegang protokol hanya bertanggung jawab atas dokumen atau akta yang disimpannya. Karena posisi dari Notaris pemegang protokol hanya sebagai pemegang dokumen dari Notaris sebelumnya. Notaris pemegang protokol tidak bertanggung jawab atas surat palsu atau dokumen palsu, karena Notaris pemegang protokol tidak mengetahui isi di dalam akta tersebut. 2) Notaris pemegang protokol tidak dapat dikenakan sanksi atas prtokol dari Notaris sebelumnya, Notaris Pemegang Protokol seharusnya hanya berada dan bertindak sebagai saksi, bukan tergugat, karena Notaris Pemegang Protokol hanyalah menjalankan kewajiban jabatannya dalam menyimpan Protokol tersebut. Saran yang dapat diberikan yakni Notaris sebagai pejabat publik yang melaksanakan tugas membantu masyarakat untuk memberikan penyuluhan hukum terhadap klien mengenai tanggung jawab dan akibat atas data, identitas, isi dokumen yang dibawa klien itu sendiri. Notaris harus selalu bertindak cermat, hati-hati, dan belajar meningkatkan pengetahuannya untuk mendalami mengenai peraturan perundang- undangan yang berlaku dengan baik selama menjalankan jabatannya sebagai Notaris, sehingga dapat seminimal mungkin terjadinya perbuatan atau akta yang dilahirkan dipersengketakan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Master Program in Notary
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 19 Aug 2025 09:43
Last Modified: 19 Aug 2025 09:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37030

Actions (login required)

View Item View Item