WIBOWO, Akbar Wahyu (2025) PENGARUH THE FED QE, NILAI TUKAR, SENTIMEN PASAR, S&P500, DAN PDB TERHADAP IHSG PERIODE 2007:Q1 – 2023:Q4. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121130088.pdf - Published Version Download (384kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121130088.pdf - Published Version Download (285kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121130088.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121130088.pdf - Published Version Download (280kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121130088.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121130088.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Krisis Keuangan Global 2008 dan pandemi COVID-19 merupakan fenomena krisis ekonomi besar yang direspon oleh Federal Reserve (The Fed), bank sentral Amerika Serikat, melalui penerapan kebijakan quantitative easing. Kebijakan ini ditujukan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan tercermin pada pergerakan indeks harga saham di berbagai negara. Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga turut terpengaruh oleh krisis tersebut serta kebijakan quantitative easing yang diterapkan. Variabel makroekonomi lainnya, seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, indeks volatilitas (VIX), indeks saham Amerika Serikat (S&P500), dan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, turut memberikan dampak terhadap IHSG selama periode 2007 hingga 2023.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi error correction model (ECM). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling pada data triwulanan selama periode 2007:Q1 hingga 2023:Q4, yang diperoleh dari platform Bloomberg untuk memastikan akurasi data yang optimal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, total aset The Fed sebagai proksi kebijakan quantitative easing berpengaruh negatif signifikan terhadap IHSG. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta indeks volatilitas (VIX) juga memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap IHSG. Sementara itu, indeks saham Amerika Serikat (S&P500) dan PDB Indonesia memberikan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IHSG.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | IHSG, Quantitative Easing, Total Aset The Fed, Nilai Tukar, VIX, S&P500, PDB, Krisis Keuangan Global, Pandemi COVID-19 |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 19 Aug 2025 08:35 |
| Last Modified: | 19 Aug 2025 08:37 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37017 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
