Wijayanti, Fika Arum and Santoso, Budi (2024) PROBLEMATIKA HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN PEMBIAYAAN PERBANKAN DI INDONESIA (STUDI KOMPARATIF ANTARA INDONESIA DENGAN SINGAPURA). Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.
|
Text
COVER - HALAMAN PENGESAHAN_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (320kB) |
|
|
Text
PERNYATAAN KEASLIAN TESIS - KATA PENGANTAR_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (389kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (269kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB I_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (462kB) |
|
|
Text
BAB II_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (481kB) |
|
|
Text
BAB III_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Restricted to Repository staff only Download (355kB) |
|
|
Text
BAB IV_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_Fika Arum Wijayanti (11000221410111).pdf Download (465kB) |
Abstract
Hak cipta dapat dijadikan objek jaminan perbankan berdasarkan Pasal 16 ayat (3) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta yaitu hak cipta dapat di jadikan sebagai objek jaminan fidusia. Pengaplikasian Kekayaan Intelektual (KI) di Indonesia cukup tertinggal sebagai jaminan kredit apabila jika dibandingkan dengan negara tetangganya yaitu Singapura. Bank – bank di Singapura sudah menerima pembiayaan Kekayaan Intelektual (IP financing) antara lain DBS Bank Ltd, Evia Capital Partners Pte Ltd., Oversea-Chunese Banking Corporation (OCBC) Ltd., Resona Merchant Bank Asia Ltd., dan United Overseas Bank (UOB) Ltd. Tujuan penelitian digunakan untuk mengetahui dan menganalisa hak cipta yang dapat dijadikan sebagai jaminan pembiayaan kredit perbankan dalam studi komparatif antara Indonesia dengan Singapura, dan mengetahui dan menganalisa peluang dan tantangan yang dihadapi apabila mengajukan hak cipta sebagai objek jaminan pembiayaan kredit perbankan. Metode penelitian yang digunakan penulisan hukum ini adalah penelitian yuridis normatif, penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang menggunakan data sekunder. Penelitian yuridis normatif akan membahas mengenai doktrin – doktrin atau asas – asas dalam ilmu hukum. Hasil penelitian adalah Hak cipta belum dapat dijaminkan sebagai jaminan pembiayaan kredit perbankan berdasarkan beberapa jenis agunan kredit yang tercantum dalam Pasal 46 (PBI) Nomor 9/6/PBI/2007, wajar perbankan belum dapat menerima hak cipta sebagai objek jaminan utang / jaminan pembiayaan dikarenakan dalam memberikan bantuan pinjaman kredit kepada debitur , pihak bank perlu menerapkan prinsip 5C. Peluang yang dihadapi hak cipta sebagai objek jaminan pembiayaan kredit perbankan adalah hak cipta dapat dialihkan dan memiliki nilai ekonomi yang dapat dijaminkan, tantangan yang dihadapi adalah kendala relugasi, penilaian penilai public, kendala SOP Bank, dam penghargaan hak cipta yang masih rendah. Kendala lainnya belum dapat diterimanya hak cipta sebagai objek jaminan utang / pembiayaan oleh lembaga perbankan adalah belum adanya pengkualifikasi mengenai objek hak cipta yang mana dapat dijadikan sebagai jaminan utang / jaminan pembiayaan (jaminan fidusia) apabila dirujuk pada Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Undang – undang tersebut telah mengklasifikasikan jenis – jenis ciptaan yang dilindungi dalam praktiknya. Kesimpulan penelitian adalah Hak cipta secara praktiknya belum dapat dijadikan jaminkan jaminan Fidusia meskipun Pasal 16 ayat (3) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2024 Tentang Hak Cipta sudah mengaturnya. Peluang yang dihadapi hak cipta sebagai objek jaminan pembiayaan kredit perbankan adalah hak cipta dapat dialihkan dan memiliki nilai ekonomi yang dapat dijaminkan, tantangan yang dihadapi adalah kendala relugasi, penilaian penilai public, kendala SOP Bank, dam penghargaan hak cipta yang masih rendah. Kendala lainnya belum dapat diterimanya hak cipta sebagai objek jaminan utang / pembiayaan oleh lembaga perbankan adalah belum adanya pengkualifikasi mengenai objek hak cipta yang mana dapat dijadikan sebagai jaminan utang / jaminan pembiayaan (jaminan fidusia) apabila dirujuk pada Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Undang – undang tersebut telah mengklasifikasikan jenis – jenis ciptaan yang dilindungi dalam praktiknya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 19 Aug 2025 04:09 |
| Last Modified: | 19 Aug 2025 04:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
