MAULIDA TSANIA SHOFIE, ATHIA (2025) RESPON BENTUK ATAP TERHADAP KINERJA TERMAL (STUDI KASUS: DESA SLAGI, KOTA JEPARA). Masters thesis, UNDIP.
|
Text
athia tesis revisi COVER.pdf - Submitted Version Download (29kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Submitted Version Download (6kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi ABSTRAK.pdf - Submitted Version Download (6kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 1.pdf - Submitted Version Download (173kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 3.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (542kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 6.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
athia tesis revisi BAB 7.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (23kB) |
|
|
Text
athia tesis revisi DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (219kB) |
Abstract
Masyarakat desa memiliki cara tersendiri dalam membangun
lingkungan huniannya meskipun tidak memiliki pengetahuan dalam dunia arsitektur. Namun, permasalahan lingkungan seperti perubahan iklim yang semakin kompleks mengancam keberlangsungan rumah-rumah vernakular. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang dapat membantu meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan di rumah-rumah vernakular
sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Khusunya atap sebagai bagian dari bangunan yang paling banyak terkena panas matahari. Sejalan dengan misi UNDIP menekankan pengabdian kepada masyarakat dan penggunaan sumber daya lokal dapat dihubungkan dengan penelitian yang memfokuskan pada kinerja termal atap rumah vernakular sehingga
masyarakat dapat membangun hunian menyesuaikan sumber daya yang ada. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pengukuran suhu dan kelembapan relatif beberapa atap vernakular kemudian di analisis kinerja termalnya. Dengan tujuan mengetahui bentuk atap dengan nilai kinerja termal yang lebih baik daripada bentuk lainnya. Hasil dari penelitian menunjukkan pada kinerja termal atap dengan eksterior (selatan-barat- utara), atap limasan lawakan memiliki suhu 33,9% lebih tinggi dan
kelembapan relatif 18,5% lebih tinggi dibandingkan limasan maligi gajah. Di eksterior (timur), suhu limasan lawakan lebih tinggi 13,6% tetapi kelembapan relatif limasan maligi gajah lebih tinggi 63,1%. Pada kinerja termal plafon, limasan lawakan memiliki suhu 14,9% dan kelembapan relatif 2% lebih tinggi daripada limasan maligi gajah. Pada kinerja termal sepanjang hari, limasan lawakan unggul secara eksterior, sementara limasan maligi gajah unggul dalam suhu siang dan malam serta kelembapan relatif sore dan malam.
Kata kunci: arsitektur vernakular, bentuk atap, kinerja termal, kuantitatif
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Program in Architecture |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 19 Aug 2025 03:49 |
| Last Modified: | 19 Aug 2025 03:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36960 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
