PAMUNGKAS, Hanindyo Sakti Dimas (2025) PENGARUH BRAND AWARENESS, SOCIAL MEDIA MARKETING, PERCEIVED QUALITY DAN BRAND ASSOCIATION TERHADAP REPURCHASE INTENTION (STUDI PADA FOOT LOCKER SEMARANG). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12010121140343.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12010121140343.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12010121140343.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12010121140343.pdf - Published Version Download (301kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12010121140343.pdf - Published Version Download (253kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12010121140343.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Salah satu merek sepatu ternama di Indonesia, khususnya di Semarang,
adalah Foot Locker, Inc. Merek ini dikenal sebagai pelopor dalam mempromosikan
sepatu kets dan budaya anak muda di seluruh dunia. Misinya adalah
memberdayakan serta menginspirasi anak muda dengan menumbuhkan semangat
untuk mengekspresikan diri dan memberikan pengalaman unik di komunitas
pecinta sneakers. Gerai ini menawarkan berbagai sepatu edisi terbatas dari merek
internasional seperti Nike, Adidas, dan New Balance, yang sulit ditemukan di
tempat lain. Selain itu, Foot Locker Semarang juga menyediakan pakaian dan
aksesori olahraga untuk pria, wanita, dan anak-anak, dengan harapan menjadi pusat
komunitas bagi para penggemar sneakers dan olahraga di Semarang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara Brand
Awareness, Social Media Marketing, Perceived Quality, dan Brand Association
terhadap Repurchase Intention di Foot Locker Semarang. Model penelitian
dikembangkan berdasarkan teori dan studi sebelumnya. Pengumpulan data
dilakukan melalui kuesioner daring yang terdiri dari pertanyaan terbuka dan
tertutup, dengan total 128 responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis
secara kuantitatif dan struktural menggunakan metode SEM (Structural Equation
Modelling) melalui program AMOS 24.
Hasil penelitian membuktikan bahwa Brand Awareness berpengaruh
terhadap Perceived Quality dan Brand Association. Selain itu, Social Media
Marketing terbukti berpengaruh terhadap Perceived Quality dan Repurchase
Intention. Perceived Quality dan Brand Association juga memiliki pengaruh
signifikan terhadap Repurchase Intention, menunjukkan bahwa faktor-faktor ini
memainkan peran penting dalam keputusan pembelian ulang konsumen Foot
Locker Semarang.
Implikasi manajerial dari penelitian ini menunjukkan bahwa Foot Locker
Semarang perlu mengoptimalkan media sosial seperti Instagram, TikTok, X, dan
YouTube untuk memperkuat hubungan dengan konsumen. Konten yang dihasilkan
harus kreatif, relevan, dan interaktif guna menarik perhatian segmen pasar yang
dituju. Selain itu, pemanfaatan fitur seperti siaran langsung, kolaborasi dengan
influencer, serta kampanye interaktif dapat meningkatkan keterlibatan konsumen
dan memperkuat niat mereka untuk melakukan pembelian ulang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Brand Awareness, Social Media Marketing, Perceived Quality, Brand Association, Repurchase Intention. |
| Subjects: | Economics and Business Economics and Business > Management |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Management |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 19 Aug 2025 03:42 |
| Last Modified: | 19 Aug 2025 03:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36959 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
