Juliani, Adella Rachma and Santoso,, Budi (2024) AKIBAT HUKUM AKTA JUAL BELI SAHAM PERSEROAN TERBATAS SELAMA PERKAWINAN YANG DIBUAT OLEH NOTARIS TANPA PERSETUJUAN PASANGAN NIKAH BERDASARKAN UUPT (Studi Kasus Putusan Nomor. 195/PDT.G/2021/PN.JKT.BRT). Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.
|
Text
01 HALAMAN DEPAN.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
02 SURAT PERNYATAAN .pdf Download (201kB) |
|
|
Text
03 ABSTRAK.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
04 DAFTAR ISI.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
05 BAB I.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
06 BAB II.pdf Download (489kB) |
|
|
Text
07 BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (454kB) |
|
|
Text
08 BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (163kB) |
|
|
Text
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (201kB) |
Abstract
Kedudukan saham Perseroan yang diperoleh selama perkawinan berlangsung dan tidak terdapat perjanjian kawin didalamnya, kerap kali dipertanyakan mengenai statusnya di dalam harta kekayaan perkawinan tersebut dan bagaimana keabsahan akta jual beli pemindahan hak atas saham Perseroan yang dibuat oleh Notaris sebagai Pejabat Umum pembuat akta dengan tidak mencantumkan persetujuan pasangan nikah dalam Akta Jual Beli saham Perseroan tersebut, sebagaimana yang terjadi di dalam studi kasus Putusan Nomor: 195/PDT.G/2021/PN.JKT.BRT.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kedudukan saham Perseroan Terbatas di dalam harta kekayaan perkawinan dan apa akibat hukum akta jual beli saham Perseroan yang dibuat oleh Notaris tanpa adanya persetujuan pasangan nikah. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif yang berarti pada proses pengumpulan datanya menggunakan data sekunder sebagai data pokok yang diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan. Metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis data kualitatif yang terdiri dari pengumpulan dan pengolahan data, yang kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan saham Perseroan dalam harta kekayaan perkawinan adalah sebagai harta bersama suami isteri karena tunduk pada ketentuan hukum undang-undang perkawinan, sementara dalam peralihan saham Perseroan tersebut meskipun sebagai harta bersama ialah tunduk pada ketentuan undang-undang perseroan terbatas yang tidak mempunyai kewajiban mendapat persetujuan pasangan nikah pada akta jual beli saham yang dibuat oleh Notaris. Maka Notaris tidak melakukan perbuatan melawan hukum apapun dan aktanya tersebut tetap sah dan berlaku bagi para pihak yang bersangkutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 15 Aug 2025 07:35 |
| Last Modified: | 15 Aug 2025 09:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
