Shaynabila Fitri, Rara (2025) MID RISE APARTMENT & SHOPPING MALL DENGAN PENDEKATAN GREEN BUILDING DI ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON. Undergraduate thesis, UNDIP.
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_COVER.pdf - Submitted Version Download (51kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_ABSTRAK.pdf - Submitted Version Download (51kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Submitted Version Download (76kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (58kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (139kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_BAB 3.pdf - Submitted Version Download (595kB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Rara Shaynabila Fitri_BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (120kB) |
Abstract
Arjawinangun, sebuah daerah di Kabupaten Cirebon, mengalami
peningkatan infrastruktur yang signifikan, terutama karena posisinya di jalur Pantura yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Infrastruktur jalan provinsi yang melewati Arjawinangun telah mendorong kemajuan daerah ini dengan meningkatkan mobilitas dan menerima pengaruh dari
kota besar seperti Jakarta. Ekonomi Arjawinangun didominasi oleh perdagangan (60%) dan pertanian (40%), dengan pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara sebagai aset utama yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah. Pasar
Sandang Tegalgubug, namun sayangnya hanya beroperasional dua kali seminggu, padahal pasar tekstil ini memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian lokalkarena terjadi perputaran uang yang signifikan didalamnya. Selain itu, Arjawinangun juga memiliki industri rotan dan pengolahan kayu yang berorientasi
ekspor. Perkembangan lainnya adalah kehadiran multikampus ITB Cirebon sebagai perguruan tinggi pertama di daerah ini juga menambah perkembangan infrastruktur pendidikan, meskipun fasilitas pendukung masih terbatas.Namun, pembangunan infrastruktur ini membawa dampak positif dan negatif, termasuk kontribusi sektor konstruksi terhadap emisi karbon yang memicu
pemanasan global sehingga diperlukan solusi perancangan yang berkelanjutan. Untuk mengakomodasi kebutuhan akan hunian dan keterbatasan operasional Pasar Sandang Tegalgubug, perancangan apartemen dan shopping mall dengan pendekatan green building diusulkan sebagai solusi praktis dan efisien.
Kata Kunci: apartemen, shopping mall, green building
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 15 Aug 2025 02:24 |
| Last Modified: | 15 Aug 2025 02:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36849 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
