Search for collections on Undip Repository

PRAKTIK JUALBELI TANAH TANPA SERTIPIKAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPASTIAN HUKUM KEPEMILIKAN TANAH ( Studi Kasus di Desa Pugung Harjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur)

Sinurat, Dendy Francysco and Silviana, Ana (2025) PRAKTIK JUALBELI TANAH TANPA SERTIPIKAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPASTIAN HUKUM KEPEMILIKAN TANAH ( Studi Kasus di Desa Pugung Harjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur). Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.

[thumbnail of Dendy Francysco Sinurat_11000223410059.PDF] Text
Dendy Francysco Sinurat_11000223410059.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tanah merupakan aset ekonomi yang berharga, sehingga tanah dianggap memiliki nilai strategis. Sebagai sumber daya yang terbatas menjadikan tanah memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tanah yang beralih kepemilikannya bisa melalui jualbeli dan saat ini masih terdapat masyarakat yang melaksanakan perjanjian jual beli tanah tanpa sertipikat seperti yang terjadi pada masyarakat Desa Pugung Raharjo, Sekapung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Pada penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor , dan dampak terjadinya jual beli tanah tidak bersertipikat baik secara hukum, ekonomi dan sosial. Metode pendekatan penelitian ini adalah yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian evaluatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif evaluative. Teknik mpengumpulan data dengan wawancara dan penelitian kepustakaan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitan Praktik jual beli tanah di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, masyarakat masih banyak yang melakukan jual beli tanpa sertipikat dan dijual di hadapan kepala desa dan saksi dan bukti kwitansi serta surat keterangan. Faktor yang mendorong adalah karena kebiasaan, saling percaya dan tidak mengeluarkan biaya banyak untuk proses tersebut. Hal tersebut mempunyai dampak secara hukum yaitu tidak adanya kepastian hukum, dampak secara ekonomi,dan secara ekonomi tanah tersebut hargai rendah, keterbatasan akses modal dan pembangunan serta mendapat kerugian besar apabila terjadi sengketa dan masuk ke ranah pengadilan akan membutuhkan biaya dan waktu. Kesimpulan dari penelitian ini praktik jual beli tanah tanpa sertipikat sangat riskan terhadap munculnya konflik atau sengketa di masa depan. Diperlukan penyuluhan secara masif di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Master Program in Notary
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 14 Aug 2025 07:02
Last Modified: 14 Aug 2025 07:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36822

Actions (login required)

View Item View Item