Al Qudsy, Muhammad Iqbal Abdul Hakim and Partiningrum, Dwi Lestari and Farhanah, Nur and Hutami, Hesti Triwahyu (2025) Gambaran Karakteristik Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Anemia (RSUP Dr Kariadi Semarang Tahun 2019-2023). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak_Muhammad Iqbal Abdul Hakim al Qudsy)
Abstrak_Muhammad Iqbal Abdul Hakim al Qudsy.pdf Download (100kB) |
Abstract
Latar belakang: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang sering tidak terdeteksi pada tahap awal. Salah satu komplikasi utamanya adalah anemia akibat penurunan produksi eritropoetin, yang berdampak pada kualitas hidup serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Pemahaman karakteristik klinis dan laboratorium pasien PGK dengan anemia penting untuk menunjang terapi yang tepat.
Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik, usia, jenis kelamin, IMT, derajat anemia, riwayat penyakit, kadar kreatinin, laju filtrasi glomerulus, kadar albumin, kadar ureum, pemeriksaan elektrolit, pemeriksaan urinalisis, pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan zat besi pada pasien penyakit ginjal kronik dengan anemia di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2019–2023.
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif retrospektif pada 70 pasien penyakit ginjal kronik dengan anemia di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2019–2023.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis data, sebagian besar pasien penyakit ginjal kronik dengan anemia berada pada rentang usia 41–60 tahun (41,4%), dengan distribusi jenis kelamin seimbang antara laki-laki dan perempuan (50%). Status gizi didominasi oleh pasien dengan IMT normal (50%), dan sebagian besar mengalami anemia derajat sedang (62,9%). Mayoritas pasien memiliki riwayat hipertensi tanpa DM (40 %) dan pasien dengan riwayat DM dan hipertensi (31,4%). Seluruh pasien menunjukkan kadar kreatinin dan ureum yang tinggi (100%), dengan sebagian besar berada pada stadium 5 PGK (94,3%). Kadar albumin rendah (hipoalbuminemia) ditemukan (51,4%) pasien. Pemeriksaan elektrolit menunjukkan natrium normal (52,9% ) dan kalium normal (62,9%), namun hipokalsemia (90%) dan hipomagnesemia (87,1%) mendominasi. Hasil urinalisis menunjukkan temuan terbanyak berupa proteinuria 1+ (48,6%), eritrosit urin negatif (68,6%), silinder urin positif (64,3%), dan pH urin normal (74,3%). Jenis anemia terbanyak adalah normositik normokromik (91,4%), dengan sebagian besar pasien memiliki jumlah leukosit (65,7%) dan trombosit (78,6%) dalam batas normal. Berdasarkan status zat besi, Anemia of Chronic Disease (ACD) merupakan jenis terbanyak yang ditemukan (87,1%).
Kesimpulan: Sebagian besar pasien penyakit ginjal kronik dengan anemia di RSUP Dr. Kariadi merupakan usia 41-60, distribusi jenis kelamin seimbang dengan status gizi normal. Anemia derajat sedang paling banyak ditemukan. Hampir seluruh pasien berada pada stadium 5 PGK, dengan kondisi azotemia, serta gangguan elektrolit seperti hipokalsemia dan hipomagnesemia. Proteinuria, silindruria, dan anemia normositik normokromik merupakan temuan umum. Mayoritas mengalami Anemia of Chronic Disease (ACD) dengan riwayat penyakit terbanyak hipertensi tanpa disertai DM.
Kata Kunci: Penyakit Ginjal Kronik, Anemia, Karakteristik Pasien, Kreatinin, Laju Filtrasi Glomerulus, Albumin, Elektrolit, Anemia of Chronic Disease (ACD)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronik, Anemia, Karakteristik Pasien, Kreatinin, Laju Filtrasi Glomerulus, Albumin, Elektrolit, Anemia of Chronic Disease (ACD) |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 08:11 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 08:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36711 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
