RAHMA, Nazelia (2025) ANALISIS GENDER WAGE GAP PADA SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA (STUDI DATA SAKERNAS TAHUN 2023). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121140166.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Abstrak ( Inggris ))
4. S - Abstract (Inggris) - 12020121140166.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Abstrak ( Indonesia ))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121140166.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121140166.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121140166.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121140166.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan masih menjadi isu krusial dalam ketenagakerjaan di Indonesia. Meskipun berbagai regulasi telah diterapkan untuk mendorong kesetaraan gender, realita di lapangan menunjukkan bahwa disparitas tetap berlangsung, baik di sektor formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan upah berbasis gender di kedua sektor tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi disparitas tersebut, dengan menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier pada ln(wage), dan Recentered Influence Function–Ordinary Least Squares (RIF-OLS) yang digunakan untuk menelusuri pola kesenjangan upah pada berbagai titik distribusi upah yaitu pada kuintil bawah, tengah, dan atas.
Hasil menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan upah antara laki laki dan perempuan dengan pengaruh negatif signifikan, penalti terhadap perempuan lebih besar di sektor informal dengan koefisien -0,4180 (signifikan 1%) dibanding sektor formal dengan koefisien -0,3415 (signifikan 1%). Selain itu, hasil RIF-OLS menunjukkan bahwa kesenjangan upah tidak merata di seluruh distribusi pendapatan, fenomena sticky floor teridentifikasi di sektor formal, ditunjukkan oleh penalti upah tertinggi terhadap perempuan pada kuintil bawah. Hal ini mencerminkan bahwa perempuan lebih dirugikan pada level upah rendah dan menghadapi hambatan mobilitas ke atas. Sebaliknya, tidak ditemukan indikasi kuat glass ceiling, karena penalti upah di kuintil atas lebih kecil dibanding di level bawah dan tengah baik di sektor formal maupun informal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesenjangan Upah Gender, Sektor Formal dan Informal, RIF-OLS |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 04:08 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 04:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
