Candradiva, Fernolivia (2025) Translation Strategies of Informal English Expressions on Social Media X. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Fernolivia Candradiva_TRANSLATION STRATEGIES OF INFORMAL ENGLISH EXPRESSIONS ON SOCIAL MEDIA X_fin.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cover_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (59kB) |
|
|
Text
Chapter I_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (676kB) |
|
|
Text
Chapter II_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
Chapter III_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (928kB) | Request a copy |
|
|
Text
Chapter IV_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text
Chapter V_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text
References_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Download (478kB) |
|
|
Text
Appendices_Fernolivia Candradiva.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji penilaian kualitas terjemahan (TQA) dan strategi penerjemahan yang diterapkan pada ekspresi bahasa Inggris informal, khususnya bahasa gaul, singkatan, dan meme yang ditemukan di platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Meningkatnya penggunaan bahasa informal dalam komunikasi digital menimbulkan tantangan bagi penerjemah karena sifatnya yang dinamis, kreatif, dan tidak terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan ungkapan-ungkapan tersebut, menilai TQA, dan menganalisis bagaimana ungkapan-ungkapan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan kerangka kerja Peter Newmark. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data terdiri dari 21 unggahan dari 3 akun berbeda di X, yang dipilih berdasarkan kriteria yang sama. Setiap tulisan diterjemahkan terlebih dahulu menggunakan DeepL Translation dan hasil terjemahan yang dihasilkan oleh DeepL kemudian dinilai oleh praktisi penerjemah. Hasil terjemahan yang dihasilkan dianalisis untuk menentukan metode dan prosedur penerjemahan yang dominan digunakan. Temuan menunjukkan bahwa hasil TQA dari penerjemahan informal adalah rendah hingga sedang. Penerjemahan Setia adalah metode yang paling sering digunakan. Di antara prosedur-prosedur tersebut, Sinonimi, Transferensi, dan Modulasi adalah yang paling sering digunakan untuk menangani nuansa budaya dan kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang penerjemahan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana bentuk-bentuk bahasa informal yang berkembang pesat di media sosial dapat diterjemahkan secara efektif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | informal expression, slang, abbreviations, memes, translation strategy |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in English |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 07:43 |
| Last Modified: | 08 Aug 2025 07:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
