Rahmatika, Aghna and Silviana, Ana (2025) LEGALITAS JUAL BELI TANAH HAK MILIK OLEH ORANG ASING DENGAN SURAT PERNYATAAN PINJAM NAMA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Gianyar Nomor 137/Pdt.G/2021/PN Gin). Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.
|
Text
3. ABSTRAK_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
1. COVER TESIS-HALAMAN PENGESAHAN_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Download (724kB) |
|
|
Text
8. BAB 4 PENUTUP_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
Text
7. BAB 3 PEMBAHASAN_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Restricted to Repository staff only Download (552kB) |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
5. BAB I PENDAHULUAN_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Download (659kB) |
|
|
Text
6. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA_Aghna Rahmatika 11000223410109.pdf Download (500kB) |
Abstract
Perjanjian pinjam nama atau dapat disebut dengan perjanjian nominee merupakan suatu upaya untuk memberikan kemungkinan bagi Orang Asing memperoleh Hak Milik atas tanah dengan upaya dalam melakukan jual beli tanah atas nama Warga Negara Indonesia. Perjanjian yang di dalamnya terdapat kuasa dengan meminjam nama Warga Negara Indonesia merupakan perbuatan melawan hukum karena telah bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Pokok Agraria dan syarat sah perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui surat pernyataan yang terdapat dalam Putusan Nomor 137/Pdt.G/2021/PN Gin dapat dikualifikasikan sama dengan perjanjian nominee terkait kepemilikan hak atas tanah oleh Orang Asing, legatiltas jual beli tanah Hak Milik dalam Putusan Nomor 137/Pdt.G/2021/PN Gin, dan sebab Majelis Hakim menolak gugatan penggugat berdasarkan Putusan Nomor 137/Pdt.G/2021/PN Gin.
Metode Pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian evaluatif analisis. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan secara kualitatif.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa surat pernyataan yang terdapat dalam Putusan Nomor 137/Pdt.G/2021/PN Gin dapat dikualifikasikan sama dengan perjanjian nominee. Legalitas jual beli tanah Hak Milik dianggap sah karena telah memenuhi syarat materiil dan syarat formil dalam syarat sahnya jual beli tanah. Sebab Majelis Hakim menolak gugatan penggugat karena gugatan yang diajukan adalah gugatan perbuatan melawan hukum, sedangkan gugatan yang sebenarnya harus diajukan adalah gugatan pengosongan tanah terhadap Orang Asing.
Kesimpulan penelitian ini bahwa legalitas jual beli tanah Hak Milik oleh Orang Asing dengan surat pernyataan pinjam nama adalah tidak sah apabila alas haknya adalah perjanjian nominee. Diharapkan agar pemerintah dapat membuat peraturan khusus terkait perjanjian nominee, para pihak yang hendak melakukan jual beli tanah harus memenuhi syarat sahnya jual beli tanah, dan Majelis Hakim dalam memutuskan dan mengadili suatu perkara harus dapat mempertimbangkan berbagai pertimbangan agar dapat mewujudkan keadilan dan kepastian hukum.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 06:48 |
| Last Modified: | 11 Aug 2025 08:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36322 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
