AZ-ZAHARA, Aulia (2025) DETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN ANALISIS FRAUD HEXAGON DENGAN PENDEKATAN BENISH M-SCORE MODEL (Studi Empiris terhadap Industri Consumer Non-Cyclical yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030121120072.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030121120072.pdf - Published Version Download (641kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12030121120072.pdf - Published Version Download (652kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030121120072.pdf - Published Version Download (701kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030121120072.pdf - Published Version Download (690kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks -12030121120072.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fraud hexagon
terhadap indikasi kecurangan laporan keuangan menggunakan model Benish MScore. Faktor-faktor dalam fraud hexagon meliputi tekanan yang diproksikan oleh
financial stability, peluang diproksikan oleh ineffective monitoring, rasionalisasi
diprosikan oleh opini audit, kemampuan diproksikan oleh perubahan direksi, ego
diproksikan oleh CEO duality, dan kolusi diproksikan oleh biaya audit.
Sampel penelitian ini terdiri dari perusahaan consumer non-cyclical yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2023. Sampel dalam
penelitian ini terdiri dari 60 sampel penelitian yang diambil dengan menggunakan
metode purposive sampling. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis
regresi logistik yang dihitung menggunakan program IBM SPSS Statistic 26.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor rasionalisasi yang
diproksikan dengan opini audit memengaruhi indikasi kecurangan pelaporan
keuangan. Namun, tekanan yang diproksikan oleh financial stability, peluang
diproksikan oleh ineffective monitoring, kemampuan diproksikan oleh perubahan
direksi, ego diproksikan oleh CEO duality, dan kolusi diproksikan oleh biaya audit
tidak memengaruhi indikasi kecurangan laporan keuangan. Keterbatasan dari
penelitian ini adalah hanya terbatas pada empat tahun penelitian yang menyebabkan
jumlah sampel penelitian cenderung sedikit. Orisinalitas dari penelitian ini adalah
peggunaan fraud hexagon theory dengan perusahaan consumer non-cyclical
sebagai sampel perusahaan dan penggunaan elemen GCG untuk variable control,
seperti komite audit dan manajemen risiko
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecurangan laporan keuangan, fraud hexagon |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Mr Sulamul Hadi |
| Date Deposited: | 05 Aug 2025 07:28 |
| Last Modified: | 05 Aug 2025 07:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36303 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
