Azmi, Moktika (2025) Penerapan Lean Procurement dengan Metode Value Stream Mapping untuk Identifikasi dan Reduksi Pemborosan pada Proses Pengadaan Jasa Maintenance Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Cilacap Plant. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FINAL TUGAS AKHIR FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
cover y.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text
bab 1 y.pdf - Published Version Download (446kB) |
|
|
Text
bab 2 y.pdf - Published Version Download (556kB) |
|
|
Text
bab 3 y.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (356kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4 y.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
bab 5 y.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text
dapus y.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text
lampiran y.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (927kB) | Request a copy |
Abstract
PT Solusi Bangun Indonesia Cilacap Plant mulai menerapkan sistem eprocurement untuk pengadaan jasa sejak Agustus 2024 melalui platform Bravo Solutions. Meskipun sistem ini bertujuan meningkatkan efisiensi, dalam praktiknya masih ditemukan tahapan proses yang lambat dan tidak bernilai tambah menyebabkan munculnya pemborosan, diantaranya kompleksitas alur dan aktivitas manual yang masih berjalan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan yang terjadi dalam proses pengadaan jasa setelah penerapan e-procurement menggunakan pendekatan lean procurement dengan metode Value Stream Mapping. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi.
Analisis dilakukan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aktivitas yang bernilai tambah (VA), tidak bernilai tambah (NVA), serta perlu tapi tidak menambah nilai (NNVA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis pemborosan,
yaitu: (1) excess waste seperti peninjauan dokumen secara manual, evaluasi ulang, dan negosiasi offline; (2) waiting waste seperti menunggu vendor terdaftar dan approval
manajemen; (3) defect waste seperti dokumen penawaran tidak lengkap; serta (4) motion waste, akibat belum adanya digitalisasi negosiasi. Setelah diberikan usulan perbaikan dan perhitungan Process Cycle Efficiency (PCE), efisiensi proses pengadaan jasa meningkat sebesar 12,75% dari nilai PCE sebelum perbaikan sebesar 44,01%. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi berupa tabel identifikasi waste dan satu instruksi kerja sebagai panduan teknis dan waktu pengadaan jasa di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lean procurement, pemborosan, pengadaan jasa, value stream mapping, waste |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 31 Jul 2025 07:35 |
| Last Modified: | 31 Jul 2025 07:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35983 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
