Search for collections on Undip Repository

DETERMINAN JANGKA PENDEK DAN PANJANG INFLASI DI INDONESIA 2007-2022 (PENDEKATAN KLASIK DAN KEYNESIAN)

BAKRI, Samsul (2025) DETERMINAN JANGKA PENDEK DAN PANJANG INFLASI DI INDONESIA 2007-2022 (PENDEKATAN KLASIK DAN KEYNESIAN). Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
1. S - Cover - 12020118130138.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020118130138.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020118130138.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020118130138.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020118130138.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020118130138.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang sangat berdampak luas pada suatu negara. Pasca krisis moneter yang melanda Asia termasuk Indonesia, inflasi masih menjadi topik yang selalu menjadi fokus akademisi dan pembuat kebijakan. Dalam teori ilmu ekonomi, terdapat mahzab klasik yang percaya bahwa jumlah uang beredar (JUB) sebagai determinan inflasi, sementara dalam teori Keynesian, inflasi dipandang sebagai akibat dari kelebihan permintaan agregat, dengan suku bunga sebagai instrumen untuk mengendalikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis determinan inflasi di Indonesia
menggunakan variabel jumlah uang berdear luas (M2) dan tingkat suku bunga Bank Indonesia ( SBI ) periode 2007-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Data Dianalisis menggunakan metode Error Correction Model (ECM) dengan alat bantu software E-Views 12. Hasil penelitian menunjukan bahwa baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek, jumlah uang beredar memiliki koefisien negatif terhadap inflasi dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Sedangkan variable suku bunga Bank Indo-nesia, dalam jangka panjang dan jangka pendek sama-sama memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Inflasi, Jumlah Uang Beredar (M2), Suku Bunga Bank Indonesia, Error Correction Model (ECM), Indonesia
Subjects: Economics and Business > Economic Sciences
Economics and Business
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Arief Eryka Zendy
Date Deposited: 28 Jul 2025 01:37
Last Modified: 28 Jul 2025 01:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35696

Actions (login required)

View Item View Item