RUNINDYO, Andi Septiana (2025) MODEL SIMULTAN DUA ARAH KORUPSI DAN KESEJAHTERAAN: STUDI EMPIRIS DI KAWASAN SUBSAHARA AFRIKA, ASIA SELATAN, DAN ASIA TENGGARA (2012–2022). Masters thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. T - Cover - 12020124411013.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. T - Abstrak (Inggris) - 12020124411013.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. T - Abstrak (Indonesia) - 12020124411013.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. T - Daftar Isi - 12020124411013.pdf - Published Version Download (329kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
13. T - Daftar Pustaka - 12020124411013.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
17. T - Fulltext PDF Bookmarks - 12020124411013.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Korupsi merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh negaranegara di Sub-Sahara Afrika, Asia Selatan, dan ASEAN, dengan dampak yang bervariasi terhadap kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korupsi secara simultan terhadap kesejahteraan di ketiga kawasan tersebut dengan menggunakan pendekatan Two-Stage Least Squares (2SLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa korupsi memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesejahteraan di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan, sedangkan di ASEAN dampaknya lebih kompleks, dan dalam beberapa kasus menunjukkan korelasi positif. Temuan tersebut mendukung teori Sand the Wheels, yang menyatakan bahwa korupsi menghambat pertumbuhan ekonomi melalui ketidakpastian hukum dan kemerosotan kelembagaan. Sementara itu, dalam beberapa kondisi birokrasi yang sangat kaku, korupsi dapat berfungsi sebagai katalisator ekonomi menurut teori Grease the Wheels, meskipun efek jangka panjangnya tetap merugikan. Variabel kelembagaan dan hukum terbukti memiliki peran yang signifikan dalam mengurangi tingkat korupsi, sementara
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Asia Selatan dan ASEAN berkorelasi negatif dengan tingkat korupsi. Berdasarkan hasil tersebut, kebijakan yang berfokus pada penguatan lembaga, penegakan hukum yang lebih ketat,
peningkatan investasi dalam sumber daya manusia, dan reformasi regulasi untuk mengurangi inefisiensi birokrasi direkomendasikan. Kolaborasi regional juga harus ditingkatkan untuk mempercepat reformasi antikorupsi dan meningkatkan transparansi dalam tata kelola.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesejahteraan, Korupsi, Afrika Sub-Sahara, Asia Selatan, ASEAN |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Arief Eryka Zendy |
| Date Deposited: | 25 Jul 2025 09:04 |
| Last Modified: | 25 Jul 2025 09:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
