Search for collections on Undip Repository

GAMBARAN FAKTOR RISIKO EKOLOGI PERSEBARAN PENYAKIT MALARIA DI KAWASAN BUKIT MENOREH, KECAMATAN BENER, KABUPATEN PURWOREJO

KHUSNA, SHOFA NAZILATUL (2025) GAMBARAN FAKTOR RISIKO EKOLOGI PERSEBARAN PENYAKIT MALARIA DI KAWASAN BUKIT MENOREH, KECAMATAN BENER, KABUPATEN PURWOREJO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO SHOFA.pdf] Text
REPO SHOFA.pdf - Published Version

Download (439kB)

Abstract

Kabupaten Purworejo masih dalam fase menuju eliminasi malaria dimana pada tahun 2022 terjadi lonjakan kasus yang meningkatkan API menjadi 0,7. Penularan malaria dipengaruhi oleh faktor risiko ekologi seperti keberadaan vektor nyamuk, tempat perindukan, suhu udara, kelembaban, dan curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambaran faktor risiko ekologi persebaran penyakit malaria di kawasan Bukit Menoreh, Kecamatan Bener. Studi dilkukan secara deskriptif observasional dengan desain cross sectional antara Februari-Juli 2025 pada nyamuk dewasa, tempat perindukan potensial, serta suhu udara, kelembaban, dan curah hujan tahun 2024 hingga April 2025. Data dikumpulkan melalui penangkapan nyamuk menggunakan HLC dan resting kandang, survei jentik, dan data sekunder BMKG dan dianalisis menggunakan SIG. Pada penangkapan nyamuk yang dilakukan selama dua malam diperoleh 77 ekor nyamuk dan ditemukan empat spesies nyamuk yaitu An. barbirostris, An. maculatus, An. vagus, dan An. flavirostris. Hasil di lapangan ditemukan 122 tempat perindukan potensial pada 12 desa dimana 32 ditemukan positif jentik pada 10 desa. Tipe tempat perindukan yang ditemukan berupa mata air, sungai, sawah, dan kolam dengan kepadatan tertinggi ditemukan di Desa Sendangsari (2,4 ekor/cidukan). Pemukiman warga yang berada dekat dengan tempat perindukan dapat meningkatkan risiko penularan. Suhu udara dan kelembaban berada pada angka optimal sepanjang tahun sehingga dapat meningkatkan risiko penularan. Curah hujan 100–500 mm selama penelitian berpotensi membentuk genangan air tenang di permukaan tanah yang menjadi habitat ideal nyamuk sehingga meningkatkan populasi vektor dan risiko penularan meningkat. Faktor risiko ekologi di kawasan Bukit Menoreh, Kecamatan Bener memiliki potensi untuk memperbesar risiko penularan dan persebaran malaria.

Kata Kunci : Faktor Risiko, Ekologi, Malaria

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 25 Jul 2025 03:43
Last Modified: 25 Jul 2025 03:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35624

Actions (login required)

View Item View Item