Search for collections on Undip Repository

KORELASI KADAR VITAMIN D SERUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM PADA PASIEN EPILEPSI

Rahardjo, Caraka and Hardian, Hardian and Batubara, Lusiana and Santoso, Santoso (2025) KORELASI KADAR VITAMIN D SERUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM PADA PASIEN EPILEPSI. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[thumbnail of ABSTRAK KTI] Text (ABSTRAK KTI)
KORELASI KADAR VITAMIN D SERUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM PADA PASIEN EPILEPSI.pdf

Download (180kB)

Abstract

Latar Belakang: Epilepsi adalah penyakit otak yang ditandai dengan kecenderungan kejang berulang pada sebagian atau seluruh tubuh akibat gangguan pada pola aktivitas listrik di otak berupa depolarisasi berkelanjutan dan/atau inhibisi neuron yang terhambat. Angka kejadian epilepsi adalah 5-7 per 10.000 anak pada usia 0-15 tahun. Terdapat beberapa terapi farmakologis pada pasien epilepsi dengan menggunakan obat, seperti asam valproat, karbamazepin, dan fenobarbital. Masing-masing terapi farmakologis di atas memiliki cara kerja yang berbeda-beda dalam menyebabkan hiperpolarisasi. Namun, masing-masing terapi farmakologis tersebut terbukti meningkatkan parameter lipid darah. Selain itu, terdapat beberapa terapi nonfarmakologis untuk epilepsi, seperti memperhatikan pasien dengan konsep menghindari 5K (kepanasan, kecapekan, kelaparan, kehausan, kepikiran) dan menghindari paparan sinar matahari yang terbukti menimbulkan kejang pada pasien epilepsi. Pada lain pihak, kebiasaan menghindari sinar matahari tersebut dapat menghambat pembentukan vitamin D karena tidak adanya paparan sinar UV. Padahal, vitamin D dalam bentuk kalsidiol penting untuk menurunkan lipid darah melalui penghambatan paratiroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dan kuat hubungan antara kadar vitamin D serum dan kadar kolesterol total serum pada pasien epilepsi.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Subjek penelitian adalah 29 sampel pasien epilepsi yang berobat di RSND Semarang. Sampel berupa darah vena pasien yang sudah diambil di laboratorium RSND yang kemudian dilakukan pemeriksaan kadar vitamin D serum di Laboratorium GAKI FK Undip dan kadar kolesterol total serum di laboratorium RSND. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi pearson.
Hasil: Hasil uji korelasi antara kadar vitamin D serum [vitamin D 25(OH)] dan kadar kolesterol total serum dengan uji korelasi pearson didapatkan nilai p = 0,981 (p > 0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan bermakna.
Kesimpulan : Tidak ada korelasi yang bermakna antara kadar vitamin D serum dan kadar kolesterol total serum pada pasien epilepsi.
Kata kunci: epilepsi, OAE (Obat Anti Epilepsi), vitamin D serum, kolesterol total serum.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: epilepsi, OAE (Obat Anti Epilepsi), vitamin D serum, kolesterol total serum
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 31 Jul 2025 01:55
Last Modified: 31 Jul 2025 01:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35621

Actions (login required)

View Item View Item