RAFLIANA, Denaya Ashari (2024) PENGARUH AGLOMERASI INDUSTRI TERHADAP KETIMPANGAN ANTARWILAYAH DI INDONESIA TAHUN 2015 - 2022. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020120140180.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020120140180.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020120140180.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020120140180.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020120140180.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020120140180.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Aglomerasi industri yang terkonsentrasi di wilayah tertentu di Indonesia,
disebabkan oleh perbedaan sumber daya alam dan kondisi geografis, berpotensi
memperburuk ketimpangan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh aglomerasi industri terhadap ketimpangan antarwilayah di
Indonesia selama periode 2015–2022 dengan menambahkan variable control yaitu
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Penanaman Modal Asing (PMA), dan
jumlah penduduk.
Penelitian ini menggunakan model regresi Fixed Effect Model (FEM)
dengan pendekatan Least Squares Dummy Variable (LSDV) untuk menganalisis
pengaruh aglomerasi industri terhadap ketimpangan antarwilayah di Indonesia
selama periode 2015–2022. Indeks Williamson digunakan dalam penelitian ini
yang menggambarkan derajat ketimpangan ekonomi antar provinsi dan Indeks
Balassa untuk menggambarkan aglomerasi industri. Untuk melihat lebih spesifik,
data dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Indonesia secara keseluruhan, Pulau Jawa,
dan Luar Pulau Jawa, guna memahami perbedaan pengaruh aglomerasi industri di
berbagai wilayah. Objek penelitian ini adalah 34 provinsi di Indonesia pada
periode 2015–2022.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aglomerasi industri memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan antarwilayah secara
keseluruhan di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa. PDRB juga terbukti
memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap ketimpangan antarwilayah di
seluruh Indonesia dan Pulau Jawa. Sementara itu, PMA menunjukkan pengaruh
signifikan terhadap ketimpangan antarwilayah. Adapun jumlah penduduk tidak
berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan antarwilayah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aglomerasi Industri, Ketimpangan Antarwilayah, PDRB, Penanaman Modal Asing, Jumlah Penduduk, Fixed Effect Model LSDV |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 24 Jul 2025 07:13 |
| Last Modified: | 24 Jul 2025 07:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
