MAURILLA, Carissa Adi (2025) Apakah Fertilitas Menurunkan Partisipasi Tenaga Kerja Ibu? Temuan Data Indonesia Demographic and Health Surveys Tahun 2017. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121130087.pdf - Published Version Download (167kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121130087.pdf - Published Version Download (209kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121130087.pdf - Published Version Download (162kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121130087.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121130087.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121130087.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (Female Labor Force Participation) merupakan indikator penting dalam menilai dinamika pembangunan ekonomi dan kesetaraan gender, khususnya di negara berkembang. Di Indonesia, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan cenderung lebih rendah dibandingkan laki-laki. Salah satu faktor utama yang diduga memengaruhi keputusan perempuan untuk bekerja adalah jumlah anak yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak fertilitas terhadap partisipasi kerja ibu menggunakan data Indonesia Demographic and Health Surveys (IDHS) pada tahun 2017 dengan pendekatan probit.
Untuk mengatasi potensi endogenitas, penelitian ini juga menggunakan metode instrumental variabel (IV) probit dengan dua instrumen, yaitu jenis kelamin dua anak pertama, serta infertility shock. Estimasi dibatasi pada sampel perempuan yang sudah memiliki minimal dua anak, dengan mengontrol berbagai karakteristik individu dan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anak secara signifikan menurunkan probabilitas ibu untuk bekerja di Indonesia. Menggunakan hasil dari Average Marginal Effect (AME), tambahan satu anak pada ibu yang sudah memiliki minimal dua anak akan menurunkan probabilitas ibu untuk bekerja sebesar 22,2%. Efek ini konsisten dengan bukti empiris dari negara lain bahwa beban pengasuhan tambahan dapat menghambat partisipasi ibu untuk bekerja.
Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menggunakan data IDHS terbaru di Indonesia untuk memahami hubungan fertilitas dan partisipasi kerja ibu di Indonesia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan dukungan pengasuhan anak dan fleksibilitas kerja untuk mendorong peningkatan partisipasi ibu dalam pasar tenaga kerja.
Kata Kunci: Partisipasi Tenaga kerja Ibu, Fertilitas, Jumlah Anak, Indonesia Demographic and Health Surveys, Instrumental Variabel.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi Tenaga kerja Ibu, Fertilitas, Jumlah Anak, Indonesia Demographic and Health Surveys, Instrumental Variabel. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 08:48 |
| Last Modified: | 23 Jul 2025 08:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35447 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
