Search for collections on Undip Repository

PERKEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA HALAL DI OSAKA

Malik, Alvina Farasinta Deantina Chandra Dewi and Widiandari, Arsi (2024) PERKEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA HALAL DI OSAKA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Alvina Farasinta Deantina Chandra Dewi Malik 13020218130049.pdf] Text
Alvina Farasinta Deantina Chandra Dewi Malik 13020218130049.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana perkembangan dan tantangan industri halal di Osaka. Ruang lingkup penelitian ini akan dibatasi pada perkembangan dan tantangan industri pariwisata halal selama 10 tahun terakhir (2014 – 2024). Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif melalui pendekatan studi Pustaka. Teori yang digunakan adalah teori multikulturalisme. Perkembangan industri halal di Osaka telah mengalami perkembangan. Terutama sejak tahun 2012 ketika mendiang Perdana Menteri saat itu, Shinzo Abe, untuk menjadikan Jepang yang berorientasi pada pariwisata. Wisata di Jepang banyak diminati oleh berbagai kalangan, agama, etnis dan suku di seluruh dunia. Wisatawan asing datang ke Jepang tidak hanya untuk bekerja, bersekolah dan tinggal saja, mereka datang untuk menikmati keindahan alam Jepang, situs budaya, cagar alam, bangunan bersejarah, kuliner yang menarik. Maka dari itu pemerintah Jepang sejak mendiang Shinzo Abe membuat perubahan kebijakan terkait industri pariwisata mulai menyiapkan apa saja yang diperlukan oleh pengunjung muslim seperti tempat ibadah, makanan halal dan akomodasi muslim friendly. Di Osaka sendiri terdapat 6 masjid dan 9 mushola yang disediakan oleh pemerintah lokal, hal itu menunjukkan bahwa adanya sebuah tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan utama dari wisatawan muslim. Fasilitas yang sudah berdiri ini adalah hasil dari kerjasama antar kelompok masyarakat. Selain kuliner dan tempat ibadah ada juga akomodasi. Di Jepang terutama Osaka memiliki beberapa tipe penginapan salah satunya adalah hotel dengan konsep muslim friendly. Hotel-hotel tersebu tmenyediakan keperluan umat muslim dalam beribadah seperti penunjuk arah kiblat, menyediakan menu makanan halal. Ada pula tantangan yang dihadapi oleh wisatawan asing dan juga penyedia layanan diantaranya adalah keterbatasannya bahasa yang digunakan, karena tidak semua orang Jepang bisa berbahasa Inggris begitu pula dengan wisatawan asing yang tidak bisa berbahasa Jepang, solusi yang bisa diberikan oleh pemerintah lokal adalah dengan mengadakannya bahasa asing lainnya seperi Mandarin, Inggis dan Korea pada papan petunjuk arah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 29 Jul 2025 04:16
Last Modified: 29 Jul 2025 04:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35343

Actions (login required)

View Item View Item