Hariyadi, Dexa Samuel (2025) PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN UNGARAN BARAT MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_COVER.pdf - Published Version Download (470kB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_BAB I.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_BAB II.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_BAB IV.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_BAB V.pdf - Published Version Download (70kB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_DAPUS.pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text
S_PTRP_DEXA SAMUEL_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Salah satu bencana yang sering terjadi di kawasan pegunungan yaitu tanah longsor. Data
dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI), BNPB, dan BPBD Kabupaten Semarang bencana yang
sering terjadi wilayah di Kabupaten Semarang yaitu bencana tanah longsor. Kecamatan Ungaran
Barat termasuk daerah yang sering terjadi kejadian tanah longsor, dimana pada tahun 2023 tercatat
terjadi 19 kejadian tanah longsor. Dari 19 kejadian tanah longsor di Kecamatan Ungaran Barat
sebagian besar kejadian tanah longsor terjadi di Keluarahan Nyatnyono. Berdasarkan tingkat
kerawanan tanah longsor dan intensitas kejadiannya yang tinggi, oleh karena itu pentingnya
permasalahan yang dikaji mengenai bagaimana tingkat kerawanan longsor di Kecamatan Ungaran
Barat Kabupaten Semarang serta bagaimana penentuan jalur evakuasinya.
Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan analisis spasial . Pada analisis penelitian
ini menggunakan metode reclassify, skoring dan pembobotan, overlay, dan network analysis.
Analisis spasial menggunakan bantuan Sistem Informasi Geografis.
Tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Ungaran Barat yaitu rendah dengan total
754,28 Ha, sedang dengan total 2.430,81 Ha, dan tinggi dengan total 1.693,10 Ha Adapun
penentuan titik lokasi tempat evakuasi bencana terdapat delapan titik dengan penentuan
menggunakan Perka BNPB No. 7 Tahun 2008 Tentang Pedoman Tata Cara Pemberian Bantuan
Pemenuhan Kebutuhan Dasar. Berdasarkan hasil pengolahan, jalur evakuasi bencana tanah longsor
Kecamatan Ungaran Barat menggunakan network analysis menghasilkan 21 titik jalur evakuasi
dan tempat evakuasi. Keluaran yang dihasilkan berupa peta penentuan jalur evakuasi tanah longsor
di Kecamatan Ungaran Barat.
Kata Kunci: Tanah Longsor, Jalur Evakuasi, Kerawanan Tanah Longsor
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tanah Longsor, Jalur Evakuasi, Kerawanan Tanah Longsor |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 21 Jul 2025 06:57 |
| Last Modified: | 21 Jul 2025 06:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
