Search for collections on Undip Repository

PENGEMBANGAN MODEL INTEGRASI SOSIOEPIDEMIOLOGI LEPTOSPIROSIS PADA MASYARAKAT DI KAWASAN BANJIR ROB (Kajian Perceived Stress, Self Efficacy dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

Budiati, Risna Endah and Hadisaputro, Suharyo and Adi, M. Sakundarno (2025) PENGEMBANGAN MODEL INTEGRASI SOSIOEPIDEMIOLOGI LEPTOSPIROSIS PADA MASYARAKAT DI KAWASAN BANJIR ROB (Kajian Perceived Stress, Self Efficacy dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Doctoral thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-DISERTASI] Text (ABSTRAK-DISERTASI)
RISNA ENDAH BUDIATI-22010117510005-DISERTASI-ABSTRAK.pdf

Download (203kB)

Abstract

Pendahuluan : Kawasan banjir rob yang tergenang air dan kotor menjadi habitat ideal bagi reservoir leptospirosis (tikus). Masalah kesehatan pada kawasan ini perlu pendekatan tepat dengan mengembangkan model sosioepidemiologi terdiri pendekatan psikososial (perceived stress, self efficacy) dan epidemiologi (perilaku hidup bersih dan sehat). Tingkat stres yang tinggi pada masyarakat rob dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi leptospirosis.
Tujuan : Mengembangkan model integrasi sosioepidemiologi leptospirosis di kawasan banjir rob, mengukur efektivitas penerapan model pada variabel perceived stress, self efficacy, PHBS serta mengestimasi kejadian leptospirosis melalui pemodelan sistem dinamik.
Metode : Metode yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods) dengan rancangan Research and Development (R&D), untuk intervensi dilakukan dengan quasi-experiment with pre dan post control. Populasi adalah masyarakat yang tinggal di kawasan banjir rob (orang dengan risiko leptospirosis) di Desa Bedono, Purwosari dan Sriwulan. Sampel diambil secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 90 orang (intervensi dan kontrol). Kelompok intervensi lanjutan diseleksi dengan kriteria tingkat stres sedang dan berat sebanyak 70 orang (intervensi dan kontrol).Pemodelan digunakan persamaan sistem dinamik.
Hasil : Model integrasi sosioepidemiologi telah dikembangkan dan kemudian diterapkan, menunjukkan delta skor pada perceived stress dengan rata-rata skor sebesar -7,20±8,33(intervensi), -6,60±9,00(kontrol) dengan p=0,773, delta skor self-efficacy sebesar 5,69±8,17(intervensi),-1,89±4,64(kontrol) dengan p=0,000 .Penelitian ini terdapat delta skor PHBS sebesar 9,37±4,59(intervensi), 0,51±1,63(kontrol) dengan nilai p=0,000. Penambahan variabel dilakukan dalam pemodelan sistem dinamik mengestimasi penurunan karena intervensi sebesar 11,96%.
Kesimpulan : Intervensi yang dilakukan menurunkan tingkat perceived stress pada kedua kelompok namun belum signifikan dalam perbedaannya, meningkatkan self-efficacy secara signifikan serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada masyarakat di kawasan banjir rob dengan signifikan. Pemodelan sistem dinamik digunakan untuk mengestimasi kejadian leptospirosis mendatang.
Kata kunci : Leptospirosis, Kawasan banjir rob, Integrasi sosioepidemiologi, Perceived Stress, Self efficacy, PHBS, Sistem Dinamik

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Leptospirosis, Kawasan banjir rob, Integrasi sosioepidemiologi, Perceived Stress, Self efficacy, PHBS, Sistem Dinamik
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Doctor Program of Medical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 21 Jul 2025 01:48
Last Modified: 21 Jul 2025 01:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35152

Actions (login required)

View Item View Item