HARIYANA, BAMBANG and Hadisaputro, Soeharyo and Mahati, Endang (2025) PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) DAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU: (Kajian Kadar Interferon- γ, SGPT, Skor Bandim Dan Waktu Perbaikan Gejala Klinis). Doctoral thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-DISERTASI-BAMBANG HARIYANA)
ABSTRAK-DISERTASI-BAMBANG HARIYANA.pdf Download (111kB) |
Abstract
Latar Belakang: Pengobatan standar TB dengan OAT mampu menekan angka kejadian dan kematian, tetapi masih terdapat kendala seperti efek samping obat, resistensi obat, dan lamanya waktu penyembuhan yang mempengaruhi kualitas hidup pasien. Sambiloto mempunyai potensi sebagai antimikroba, anti inflamasi, imunomodulator dan hepatoprotektor.
Tujuan: Menganalisis pengaruh kombinasi ekstrak sambiloto dan OAT terhadap skor kualitas hidup, waktu perbaikan gejala klinis, skor Bandim, kadar IFN-γ dan kadar SGPT pasien TB dewasa
Metode: Penelitian randomized controlled trial, double blind pada 80 pasien TB berusia 18 -55 tahun, periode Juli 2024 – April 2025. Subjek dibagi dua kelompok, 40 perlakuan (K1) dan 40 kontrol (K2). Kombinasi ekstrak sambiloto dan OAT diberikan selama 2 bulan (fase intensif). Skor kualitas hidup/SF 36), waktu perbaikan gejala klinis, skor Bandim, kadar INF-ℽ dan kadar SGPT, diukur untuk melihat pengaruh dari terapi kombinasi ini. Data dianalisis dengan SPSS 25.0 for window.
Hasil penelitian: Kombinasi ekstrak sambiloto dan OAT meningkatan total skor kualitas hidup (p=0,04) terutama pada domain fungsi fisik dan keterbatasan fisik secara signifikan dibanding kelompok kontrol (p < 0,05). Waktu perbaikan gejala klinis dan skor Bandim menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kedua kelompok dengan nilai p = 0.016 untuk perbaikan gejala klinis dan p=0,04 untuk skor Bandim. Kadar INF-ℽ menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = Variabel yang lain yaitu kadar SGPT meskipun terdapat perbedaan, secara statistik tidak bermakna.
Kesimpulan: Kombinasi ekstrak sambiloto dan OAT dapat meningkatkan kualitas hidup pasien TB, mempercepat waktu perbaikan gejala klinis dan menurunkan derajat keparahan (skor Bandim) dan menurunkan respon imun. Temuan ini membuka peluang pengembangan terapi kombinasi berbasis herbal sebagai pendukung pengobatan anti tuberkulosis konvensional.
Kata kunci: Sambiloto dan OAT, INF-ℽ, Skor Bandim, SGPT, Kualitas hidup
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sambiloto dan OAT, INF-ℽ, Skor Bandim, SGPT, Kualitas hidup |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Doctor Program of Medical Science |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 24 Jul 2025 08:51 |
| Last Modified: | 24 Jul 2025 08:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/35044 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
