Search for collections on Undip Repository

PENGEMBANGAN MODEL SPIRITUAL CARE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN, KADAR KORTISOL DAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Studi Dengan Pendekatan Teori Adaptasi Callista Roy)

Kusuma, Aria Nurahman Hendra and Pudjonarko, Dwi and Sujianto, Untung (2025) PENGEMBANGAN MODEL SPIRITUAL CARE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN, KADAR KORTISOL DAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Studi Dengan Pendekatan Teori Adaptasi Callista Roy). Doctoral thesis, Universitas Diponegoro Semarang.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ARIA NURAHMAN HENDRA KUSUMA-220101175100019-DISERTASI-ABSTRAK .pdf

Download (166kB)

Abstract

Latar belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab utama kecacatan yang akan menimbulkan kecemasan. Kecemasan dapat mengaktifkan pengeluaran hormon kortisol dan berdampak yang buruk terhadap pemulihan luaran klinis stroke iskemik. Model spiritual care memberikan harapan supaya pasien memiliki keyakinan spiritual yang kuat dalam melakukan adaptasi yang berkontribusi dalam menggembangkan keyakinan positif untuk dapat mengatasi penyakitnya.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model spiritual care dengan pendekatan teori adaptasi Callista Roy untuk menurunkan kecemasan, kadar kortisol dan perbaikan luaran klinis pada pasien stroke iskemik.
Metode : Jenis penelitian ini adalah mix method study.Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan. Tahap pertama menggunakan kualitatif untuk melakukan identifikasi kebutuhan spiritual pasien. Tahap kedua penyusunan model dengan melibatkan para pakar. Tahap ketiga dengan kuantitatif untuk menguji model intervensi spiritual care. Populasi pada penelitian yaitu pasien stroke iskemik di Unit Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel berjumlah 60 responden terdiri dari 30 responden kelompok kontrol dan 30 responden kelompok intervensi. Instrumen penelitian serotonin dan kortisol menggunakan serum darah dengan metode ELISA, kuesioner kecemasan HARS dan NIHSS. Analisis data menggunakan regresi logistik biner.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian kualitatif ditemukan tema berupa makna hidup selama sakit, keterbatasan berhubungan dengan orang lain, sikap spiritual dan peran keluarga dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian kuantitatif bahwa pemberian model spiritual care dapat meningkatkan serotonin pada kelompok intervensi (p= 0,001). Model spiritual care dapat menurunkan kecemasan pada kelompok intervensi (p=0,033). Model spiritual care dapat menurunkan kadar kortisol pada kelompok intervensi (p=0,043). Model spiritual care dapat terjadi perbaikan luaran klinis pada kelompok intervensi (p=0,008).Faktor yang mempengaruhi perbaikan luaran klinis adalah pendidikan (p=0,013) dan kepatuhan (p=0,036). Model spiritual care dengan pendekatan teori adaptasi Callista Roy berpengaruh terhadap perbaikan luaran klinis (p=0,029)
Kesimpulan: Hasil penelitian kualitatif diperoleh 4 tema yaitu makna hidup selama sakit, keterbatasan berhubungan dengan orang lain, sikap spiritual, dan peran keluarga dalam pengambilan keputusan perawatan. Faktor yang mempengaruhi perbaikan luaran klinis antara lain pendidikan dan kepatuhan. Model spiritual care dengan pendekatan teori adaptasi Callista Roy terbukti mampu secara mempengaruhi signifikan terhadap kadar serotonin, kortisol, kecemasan dan luaran klinis pada pasien stroke iskemik.

Kata Kunci: Model spiritual care, kecemasan , kortisol, luaran klinis, stroke iskemik

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Model spiritual care, kecemasan , kortisol, luaran klinis, stroke iskemik
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Doctor Program of Medical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Jul 2025 07:02
Last Modified: 17 Jul 2025 07:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34955

Actions (login required)

View Item View Item