Search for collections on Undip Repository

ANALISIS WACANA PADA DONGENG JEPANG: SHITAKIRI SUZUME, HANASAKA JIJII, DAN KOBUTORI JIISAN 「舌切りすずめ」、「花咲かじじい」、「瘤取りじいさん」と いう日本の昔話における談話分析

Ningrum, Wulan Amalia and Hesti, Elizabeth Ika (2023) ANALISIS WACANA PADA DONGENG JEPANG: SHITAKIRI SUZUME, HANASAKA JIJII, DAN KOBUTORI JIISAN 「舌切りすずめ」、「花咲かじじい」、「瘤取りじいさん」と いう日本の昔話における談話分析. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Wulan Amalia Ningrum 13020219130034.pdf] Text
Wulan Amalia Ningrum 13020219130034.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ningrum, Wulan Amalia. 2023. “Analisis Wacana pada Dongeng Jepang: Shitakiri Suzume, Hanasaka Jijii, dan Kobutori Jiisan”. Skripsi Program Studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Dosen Pembimbing: Elizabeth Ika Hesti Aprilia Nindia Rini, S.S., M.Hum. Penelitian ini merupakan kajian wacana yang bertujuan untuk mengidentifikasi kekohesifan dan kekoherensian serta menemukan karakteristik penanda aspek kohesi dan koherensi dari dongeng karya Kusuyama Masao yang berjudul Shitakiri Suzume, Hanasaka Jijii, dan Kobutori Jiisan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, di mana fenomena-fenomena bahasa dalam objek kajian diamati dengan teknik yang terdiri dari teknik dasar berupa teknik sadap dilanjutkan dengan teknik lanjutan berupa teknik Simak Bebas Libat Cakap dan teknik catat. Selanjutnya, dalam menganalisis data menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding untuk menganalisis objek kajian. Terakhir, metode informal digunakan dalam menyajikan data dengan menjabarkan hasil penelitian menggunakan bahasa deskriptif. Berdasarkan analisis data, Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dengan total keseluruhan sejumlah 471 data dari dongeng Shitakiri Suzume, Hanasaka Jijii, dan Kobutori Jiisan karya Kusuyama Masao. Dilihat dari hasil tersebut, terdapat 298 data dari aspek kohesi gramatikal yang terdiri dari referensi, substitusi, elipsis dan konjungsi. Kemudian, terdapat 107 data dari aspek kohesi leksikal yang terdiri atas repetisi, sinonim, antonim, hiponim, serta kolokasi. Selain itu, aspek koherensi terdapat 66 data yang meliputi hubungan generik-spesifik, sebab-akibat, alasansebab, syarat-hasil, kelonggaran-hasil, sarana-tujuan, perbandingan dan aditif waktu. Adanya penanda kohesi dan koherensi yang ditemukan, menunjukkan bahwa wacana berupa dongeng Jepang karya Kusuyama Masao yang berjudul Shitakiri Suzume, Hanasaka Jijii, dan Kobutori Jiisan merupakan wacana yang kohesif serta koheren.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 14 Aug 2025 02:27
Last Modified: 14 Aug 2025 02:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34931

Actions (login required)

View Item View Item